Terkini

Tekhnologi Aplikasi Anak Bangsa Mulai Merambah Dunia

Wednesday, 12 September 2018

Republiknews- Jakarta Timur
Aplikasi go-jek merupakan sebuah besutan tekhnologi berbasis android yang merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia dengan nama perusahaan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, hadir sejak tahun 2010 di Jakarta oleh Nadien Nakarim
Perusahaan tekhnologi anak bangsa tersebut lebih dikenal dengan sebutan Go-jek yang melayani jasa transportasi melalui jasa ojek pada awalnya, dan hingga sekarang berkembang terus dengan sub lainnya seperti Go-Box, Go-food dll
Hingga saat ini Go-jek sudah go internasional, salah satunya adalah negara Vietnam yang sudah melakukan kerja sama dengan aplikasi anak bangsa tersebut, ini diketahui dari pemilik akun facebook yang bernama Aaron Liauw ketika memposting tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Vietnam
Berikut rilis yang diposting oleh Aaron Liauw dalam akun medsosnya 
Disela-sela kunjungan kenegaraan ke Vietnam dan penyelenggaraan World Economic Forum on ASEAN, Presiden Joko Widodo menghadiri peluncuran Go-Viet di Hotel Melia, Hanoi, Vietnam, pada Rabu, 12 September 2018. Go-Viet merupakan produk aplikasi penyedia jasa transportasi di Vietnam yang berkolaborasi dengan Go-Jek Indonesia.
"Go-Viet dikembangkan khusus untuk Vietnam. Go-Viet bertujuan bukan saja untuk memudahkan pengguna di Vietnam, tapi juga meningkatkan kesejahteraan para mitra," ujar Nadiem dalam sambutannya.
Atas pencapaian tersebut, Presiden Jokowi tak lupa menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan kolaborasi yang telah dilakukan Go-Jek.
“Saya ingin mengucapkan selamat atas suksesnya Go-Jek kerjasama dengan Vietnam menjadi Go-Viet, "ucap Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan terus mendukung masuknya teknologi yang berasal dari Indonesia ke berbagai negara tetangga.
“Sudah masuk ke sini artinya teknologi dari anak-anak bangsa diterima masuk untuk negara-negara lain,” ujar Presiden kepada Nadiem.
Tampak pula hadir dalam acara peresmian Go-Viet adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dan CEO Go-Viet Nguyen Vu Duc.
Hanoi, 12 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin


Republiknews.com
Rep : Sodiq

No comments:

Post a Comment