ANDROID, OPA DI BITUNG BERHASIL CABULI SEJUMLAH ANAK BAWAH UMUR

ANDROID, OPA DI BITUNG BERHASIL CABULI SEJUMLAH ANAK BAWAH UMUR

Rabu, 13 November 2019, November 13, 2019

Foto: Pelaku, JS(58), saat diinterogasi oleh pihak kepolisian.

Bitung, Republiknews.com - Setan Apa Yang Merasukimu ? ungkapan ini sangat cocok disematkan kepada pria paruh baya, berinisial JS (58) alias Aba Tete yang bermodalkan tablet android dan uang recehan tega mencabuli sejumlah anak di bawah umur.

"Kemarin, Rabu 13 November Pukul 21.00 Wita, kami melakukan penangkapan terhadap tersangka JS di kediamannya kelurahan Girian Bawah kecamatan Girian,"ucap Kasat Reskrim Polres Bitung AKP. Taufiq Arifin melalui rilisnya di grup Humas Polres Bitung via Whatsapp, Kamis (14/11/19).

Taufiq menjelaskan, penangkapan JS berdasarkan LP/772/XI/2019/Sulut/RB tanggal 13 November 2019, LP/774/XI/2019/SULUT/RB tanggal 13 November 2019 dan LP/775/XI/2019/SULUT/RB tanggal 13 November 2019.

"Laporan ini terkait perbuatan cabul kepada sejumlah anak gadis yang masih berumur 7 tahun. Tersangka JS melakukan perbuatannya pada tanggal 5,6,7,8 November 2019 pada siang hari dirumahnya," ungkapnya.

Menurut pengakuan tersangka, kata Kasat Reskrim, JS melakukan perbuatannya dengan bujuk rayu memberikan sejumlah uang dan meminjamkan tablet android kepada para korban.

"Tersangka membujuk korban dengan memberikan uang Rp 2 ribu hingga Rp 10 ribu dan meminjamkan TAB kepada para korban. Selanjutnya setelah korban terbujuk, JS meraba dan mengorek kemaluan korban,"ujar Kasatreskrim.

Tak hanya itu, lanjut Taufiq, ada juga korban lain yang sempat dilucuti celananya sampai diatas lutut, lalu tersangka menaruhnya diatas pangkuan pelaku dan mencoba untuk memasukkan alat kelaminnya ke kemaluan korban namun tak sempat masuk. "Akibat peristiwa tersebut sebagian besar korban mengeluh rasa sakit di kemaluan," tandasnya.

Akibat perbuatan tersangka, tambah Kasat Reskrim, tersangka JS dijerat Pasal 82 ayat (1) UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak terancam 15 tahun penjara. "Untuk sekarang ada 3 korban, tak menutup kemungkinan korban bisa bertambah. Kasus ini masih terus dikembangkan, tersangka sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Bitung,"tutup Taufiq. (Romi).

TerPopuler