Jelang Kalender Desember 2019 Dan Pilkada 2020 Kabupaten Teluk Wondama, Polres Siap Amankan Kamtibmas

Jelang Kalender Desember 2019 Dan Pilkada 2020 Kabupaten Teluk Wondama, Polres Siap Amankan Kamtibmas

Minggu, 10 November 2019, November 10, 2019

Foto: Kapolres Teluk Wondana, AKBP Danang Sarifudin SIK. 



Wasior, Republiknews.com
Guna untuk ciptakan suasana aman dan kondusif di suatu daerah, itu tak lepas dari peran pihak aparat hukum.
untuk itu dalam rangka terciptanya kamtibmas yang aman jelang kalender Bulan Desember 2019 dan menyambut pilkada 2020 di kabupaten teluk wondama provinsi papua barat, polres teluk wondama siap lakukan pengamanan kamtibmas di wilayah hukumnya, serta menjaga situasi kondisi di lapangan sebagai bentuk tanggung jawab polri.

Hal tersebut di tegaskan oleh kapolres teluk wondama AKBP Danang Sarifudin SIk saat di jumpai diruang kerjanya jumat, (8/11/19).

" Kami dari polres punya tanggung jawab penuh untuk pengamanan jelang akhir tahun 2019 dan menyukseskan kegiatan pengamanan pilkada tahun 2020. siapapun pemimpin masyarakat yang terpilih kita mendukung programnya terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga dibutuhkan kerjasama antara polres, pemerintah dan masyarakat setempat,
karena dengan kehadiran personil Polri situasi Kamtibmas menjadi lebih aman sehingga masyarakat dilingkungan tersebut merasa aman, " tegasnya.

Kapolres menambahkan, bahwa program kamtibmas polres teluk wondama nanti akan lebih banyak melakukan sambang karena untuk angka kriminalitas untuk teluk wondama kecil, apalagi penduduknya masih sedikit. mungkin lebih banyak kami melaksanakan sambang ke masyarakat, merangkul dan mengajak mereka dan juga mensukseskan program rakor yang baru yaitu meningkatkan pendididkan

" Saya Melihat lingkungan masyarakat teluk wondama warganya sangat ramah dan berpendidikan. karena menurut sejarah bahwa cikal bakal pendidikan ada di wondama. awal mula belanda menancapkan tonggak pendidikan ada di wondama, karena ada prasastinya batu peradaban. dari situ kita punya harapan besar karena warga bisa diajak berkomunikasi, bisa memahami kebutuhan keamanan sehingga warga wondama faham menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, " tuturnya

Sejalan dengan program polri sendiri, dimana pada saat itu program promoter membangun kemajuan dibidang pendidikan, karena sumber daya adalah pokok segala hal.

" Bilamana masyarakatnya terdidik pikiranya maju serta berwawasan berkembang, dengan segala kebutuhan seluruh aspek kehidupan bisa ketemu seperti, kesehatan, pendidikan, dan keamanan lebih lebih kalau orangnya berpendidikan dan tau ilmu pasti bisa di ajak bekerja sama, " imbuhnya.

Saat disentil pertanyaan sejauh mana penegakan hukum bila ada kejahatan di wilayah hukum polres teluk wondana

" Siapapun dia kalau bersalah dan bertentangan dengan hukum akan ditindak sesuai hukum yang berlaku di negeri ini. memang hukum adat di papua berlaku, jika hukum adat bisa menjamin keamanan kita bisa memakai disitu, sambil tetap memberikan pendidikan hukum formal, jadi tidak serta merta hanya menggunakan hukum formal. memang karakter daerah seperti itu harus kita hargai dan hormati, menjunjung kearifan lokal, " terangnya.

Sebetulnya kalau dibilang masalah adil dan tidaknya hukum formalpun tidak dijamin adil, karena kalau dilihat dari niatan dan sebagainya. tetapi hukum adat dianggap lebih bijak kenapa tidak. yang penting lingkungan tetap kondusif sesama warga bisa menghargai dan menghormati seperti itulah penegakan hukum

" Saya berharap kedepan semua masyarakat baik masyarakat, tokoh agama tokoh adat harus bersatu padu, satu pemahaman bagaimana caranya menciptakan kabupaten teluk wondama ini menjadi kabupaten aman dan maju, " tutup danang yang baru dua hari menjabat kapolres. (OTN)

TerPopuler