KUNKER DPRD SALATIGA BOYONG PULUHAN WARTAWAN, INI KATA AKTIVIS DI BITUNG

KUNKER DPRD SALATIGA BOYONG PULUHAN WARTAWAN, INI KATA AKTIVIS DI BITUNG

Rabu, 13 November 2019, November 13, 2019


BITUNG, Republiknews.com - Kunjungan kerja (kunker) Anggota DPRD Kota Salatiga ke DPRD Kota Bitung yang mengikutsertakan puluhan wartawan menjadi heboh di kalangan media sosial (medsos).

Hal ini dibuktikan pada laman facebook, masyarakat tak henti-hentinya membagi link berita terkait keikutsertaan wartawan dalam kunker tersebut. "Sekretariat DPRD Kota Bitung belajar dari Sekretariat DPRD Kota Salatiga yang kerap mengikutsertakan awak media dalam setiap kunjungan kerja komisi,"ucap Ketua Harian Corong Aspirasi Rakyat (CAR), Khalid Rahman.

Menurut Khalid, agar masyarakat mengetahui bahwa wakil rakyat yang mendapat amanah duduk di gedung kerucut bekerja sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsinya. "Apalagi dengan adanya kemitraan dengan media, masyarakat bisa mengetahui kegiatan dan kerja yang anggota DPRD lakukan,"tukasnya.

Ia mengaku miris dengan stigma yang berkembang di masyarakat, yang kerap menyebut wakil rakyat tidak bekerja sesuai amanah yang diembannya. "Selama ini masyarakat berpandangan agak miring terharap kunjungan kerja para anggota DPRD, mungkin dengan adanya informasi dan keikutsertaan wartawan, bisa meningkatkan transparasi di tubuh lembaga DPRD ini,"tandas Khalid.

Hal senada juga dikatakan, Ketua Lembaga Kajian Strategis Indonesia (LKSI) Sulut, Isnaini Masloman ST yang mendukung keikutsertaan media dalam kunjungan kerja dewan. "Kalau saya setuju saja, karena memang kinerja dewan harus terupdate. Keikutsertaaan wartawan boleh juga diadakan dalam kunker anggota DPRD Kota Bitung dan dibiayai oleh anggaran APBD, agar apa hasil kunker ke daerah lain bisa diupdate di media dan dapat masukan dari masyarakat umum,"terangnya.

Isnaini juga mengaku banyak hal yang perlu diketahui masyarakat. Hal ini guna menciptakan parlemen yang transparan dan akuntable. Kendati ia juga menyatakan tidak semua informasi bisa dibuka secara umum. "Ada yang harus dipublikasi hasil kerja dewan, ada juga yang tidak harus dipublikasikan. Hal itu kan diatur dalam kode etik DPRD,"tukasnya.

Sementara itu, terkait kunjungan DPRD Kota Salatiga bersama 17 wartawan, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bitung Hezki Goni memberi apresiasi terhadap Pemerintah Kota dan DPRD Salatiga yang sangat bersinergi dengan para kuli tinta sehingga kesejahteraan awak media juga diperhatikan sebagai wujud kerja sama mitra pers.(romi)

TerPopuler