GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

WUJUDKAN PAPUA DAMAI, WAGUB KlEMEN TINAL GELAR TATAP MUKA FORKOMPIMDA DI PAPUA




Foto sumber: editorialsulutnews.co.id/(01-09-19)

Republiknews - Upaya menjaga situasi kondusivftas pada masyarakat di Papua dan Papua Barat terus dilakukan pemerintah. Kali ini, wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal memimpin acara tatap muka Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) bersama berbagai tokoh Provinsi Papua pada Sabtu (31/8/2019).

DILANSIR ESN,Acara yang dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai kalangan ditujukan untuk menjalinnsilahturahmi dalam ramgka mewujudkan Papua Damai. Hadir pada acara tersebut diantaranya Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, SIP (Pangdam XVII/Cendrawasih), Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja (Kapolda Papua ), Brigjen TNI A.H. Napoleon (Kabinda Papua), Muhamad Musaad (Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Provinsi Papua) serta beberapa tokoh agama maupun tokoh masyakarakat antara lain Thomas Sandigau (Anggota DPRP), Kenan Sipayung (Ketua Kerukunan Batak), Pdt Maurry, S.Th (Ketua PGGP) dan Pdt Gerson Billik (Pengurus ikatan Flobamna).

Acara yang berlangsung di Cenderawasih Room Swissbell, Papua. diawali dengan doa yang dipimpin oleh Ketua PGGP, Pendeta Maurry.

Dalam sambutannya Wagub Papua Klemen Tinal menyampaikan bahwa masyarakat Papua harus berjiwa besar.

"Kita Bhineka Tunggal Ika, mari kita berjiwa besar dan kembali baik dengan damai, ini semua harapan Provinsi Papua, " ujar Klemen Tinal.

Klemen Tinal berharap jika situasi seperti ini tidak terulang kembali. Karena dengan kedamaian maka kehidupan berbangsa akan jadi lebih baik.

"Saya harap situasi seperti ini jangan terulang kembali, agar kehidupan berbangsa ini lebih baik," ucap Klemen Tinal.

Ia menambahkan tidak ada orang lain yang bisa menyelesaikan masalah ini kecuali masyarakat dari Papua sendiri yang bisa menyelesaikan masalah ini.

"Tidak ada orang lain dari Papua yang bisa membantu masalah ini tetapi orang  orang Papualah  yang bisa menyelesaiakanya, Mari kita wujudkan Papua yamg damai" sambung Klemen Tinal.

Lebih lanjut Wagub Klemen Tinal menyampaikan bahwa Tujuan tatap muka ini yaitu, pertama adalah dalam rangka bertukar informasi dan mencari jalan terbaik di tanah Papua agar menjadi damai. Kedua untuk memperkuat silaturahmi atau kerukunan antar tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Kami menyelenggarakan kegiatan ini agar kita bisa dapat bersatu untuk melihat hal hal yang lebih baik kedepannya dan Tidak ada orang lain dari Papua sendiri yang bisa membantu masalah ini orang yang ada di Papua yang bisa menyelesaiakanya," tegas Klemen Tinal.

Acara yang digelar pasca aksi demo anarkis yang terjadi pada Jumat (30/08/2019) lalu menghasilkan beberapa saran dan masukan untuk langkah-langkah kedepan dalam menjaga perdamaian di Papua.

Penegakan hukum alan dilaksnakan guna menindak secara tegas para pelaku aksi Rasisme dan pelaku aksi demo yang melakukan penjarahan, pembakaran, dan pengrusakan yang anarkis.

Selain itu pemerintah Papua akan segera memberikan ganti rugi bagi korban pembakaran atau pengrusakan oleh para pendemo.

Ganti rugi yang diberikan tetap sesuai pada mekanisme dan rekonsiliasi agar terbangun suasana kekeluargaan serta persaudaraan sebangsa dan setanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ( Red-Romi)
Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.