Zubair Pomalingo : Maksimalkan Pendidikan, Utamakan Protokol Kesehatan -->

Zubair Pomalingo : Maksimalkan Pendidikan, Utamakan Protokol Kesehatan

Rabu, 01 Juli 2020, Juli 01, 2020
( Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,  Zubair Pumalingo M.pd )

Gorontalo, Republiknews.com

Dari sisi penerapan social distancing sebagai faktor utama New Normal sendiri, bagaimana menciptakan tantangan tersendiri bagi mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan, yang biasanya mempertemukan guru dengan murid. oleh karena itu, kebijakan tersebut perlu dipertimbangkan oleh berbagai pihak. Setidaknya jika proses pembelajaran dibuka kembali telah memenuhi syarat protokol kesehatan covid-19.

Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten gorontalo membuat sekenario kebijakan terkait pendidikan di era new normal. membuat perencanaan agar pendidikan tidak selamanya menggunakan sistem daring atau online.

Itu tak lain adalah sebagai upaya melangsungkan proses belajar mengajar yang menyenangkan. Karena itu, para pelaku dunia pendidikan wajib mencari solusi terkait bagaimana proses belajar mengajar di era new normal bisa tetap dilangsungkan, tanpa mengabaikan peran guru sebagai pengajar.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten gorontalo
Zubair Pomalingo M.pd, membeberkan mengenai penerapan proses belajar mengajar kepada awak media Republiknews, rabu (1/7/20)

" Untuk memaksimalkan kembali penerapan proses belajar mengajar yang kami lakukan kepada pihak sekolah, ada 3 kriteria, yaitu.
- Pertama, adalah kesiapan sarana, bagaimana kepala sekolah berinisiasi menyiapkan sarana yang sudah memang benar-benar fit, sudah terdisenfektan dan memenuhi protokol kesehatan.
- kedua, bagaimana kesiapan ketenagaan, karena ketenagaan bukan cuma mengajar tapi bagaimana menjaga dan mengawasi pergerakan anak disekolah.
- ketiga, kesiapan sistem dalam hal, apakah masih ada sekolah yang kita tidak bisa buka ,seperti yang masih zona merah, desa yang terkena zona merah. nah, bagaimana kita siasati kesiapan itu sehingga kalau ketiga-tiganya ini kita bisa terpenuhi, maka
mudah-mudahan keraguan orang tua itu bisa tertutupi, sehingga pada saat kita membuka sekolah murid bisa belajar seperti dulu lagi, " urainya.

Sehubungan dengan persiapan tahun ajaran baru ini, dinas sudah menjalankan proses penerimaan siswa baru dengan mengacu pada peraturan menteri tentang penerima peserta didik baru (PPDB).

Beberapa program lainya termasuk program pendidikan karakter yang sudah kita laksanakan, terakhir  MTQ secara daring antar kecamatan yang kita lakukan pada saat pandemi.

" Itupun hanya sebagian sekolah yang secara online, sebagian sekolah tetap langsung dengan menjaga protokol kesehatan. karena kekhawatiran sekarang ini, pertama orang tua itu masih khawatir melepas anaknya tatap muka disekolah maka kekawatiran itu kita jawab dengan tiga hal tadi, " tukasnya.

Lebih detail Zubair menjelaskan bahwa, sehubungan dengan persiapan 13 Juli atau minggu kedua juli ditahun ajaran baru, dinas pendidikan sudah sepakat mengadakan rapat dengan gugus tugas penanganan Covid-19. kegiatan ini dipimpin langsung oleh bupati gorontalo.

" DPRD juga siap membantu kita ketika melakukan verifikasi dilapangan sekolah yang siap dibuka,sehingga insya allah kita akan turun setelah itu kita bisa lihat apakah sekolah itu sudah layak, dan kalau sekolah yang sudah layak kita berikan rekomendasi untuk membuka sekolah, " tambahnya.

Kendala sekarang ini ada beberapa sekolah dan komitenya, tidak saling seiring sejalan, " saya berharap kedepan kiranya mereka saling bekerja sama dengan tujuan yang sama, menyelesaikan secara bersama-sama. intinya mari membangun persatuan disekolah sehingga kurikulum pendidikan yang diharapkan berjalan lancar, " pinta Zubair. (OTN)

TerPopuler