Minahasa/Toraja Utara Pimpin Kejurnas Bridge Online Antar Kabupaten/Kota -->

Minahasa/Toraja Utara Pimpin Kejurnas Bridge Online Antar Kabupaten/Kota

Jumat, 07 Agustus 2020, Agustus 07, 2020

Republiknews.com- Setelah menyelesaikan 6 session dari rencana bertanding 9 session babak penyisihan, Kabupaten Minahasa membuat kejutan dan terus memimpin di tempat teratas.

Bermaterikan para pemain Mareska M Angkouw, Gladies Yunita Mandang, Muslah J Paransa, Jani Julius Fehr, Youke Mandang dan Denny Desmon Angkouw walaupun kalah dari Kota Manado mereka tetap menempati posisi pertama.

Ini terjadi karena Minahasa telah menang 5 kali sebelumnya sehingga berhasil meraih 86.53 VP.

Di tempat kedua melonjak dari bawah Kabupaten Grobogan yang diperkuat Agus Kustrijanto, Anthony Soebroto, Santoso Sie, Sugeng Triworo, Fransisca T Martanti, Nettin Erinda, Della Ayu Nobira dan Desy Noervita Rahayu yang sebagian besar anggota Djarum Bridge Club.

Tim Kabupaten Grobogan berhasil mengalahkan Kota Depok 20-0 VP sehingga berhasil meraih 78.03 VP.Ditempat ketiga muncul Kota Manado yang telah mengumpulkan 77.95 VP.

 Kota Manado diperkuat Tracy Polii, Vita Lasut, Putri Pomantouw , Thea Mangundap, Bill Mondigir, Cliff Tangkuman, Franky Umboh dan Bert Toar Polii naik peringkat setelah mengalahkan Kabupaten Minahasa 18.97-1.03 VP.

Selanjutnya di peringkat keempat muncul Kota Balikpapan dengan para pemain : Editha G Lembong, Tonny Bagy, Celia Elvira Ardi dan Rinto Welliam Pang dengan 76.70 VP Melihat perolehan angka sampai session keenam maka persaingan untuk meraih 4 tempat di babak semi final masih akan berlangsung sangat ketat.

Terutama melihat beberapa tim favorit masih bertengger di peringkat tengah seperti Gabungan Bridge Jakarta Utara sebagai salah satu favorit juara masih di peringkat 5.

Demikian juga salah satu kuda hitam Kabupaten Berau di peringkat 6. Belum lagi ada Bandung Barat, Pekanbaru dan Palembang.

Hasil selengkapnya : RK TEAM VP 1 6 Kab. Minahasa 86.53 277 146 1.8973 2 9 Kab. Grobogan 78.03 275 176 1.5625 3 16 Kota Manado 77.95 236 150 1.5733 4 14 Kota Balikpapan 76.70 259 181 1.4309 5 5 GBJU (Jakarta Utara) 68.22 240 180 1.3333 6 18 Kab. Berau 67.89 196 173 1.1329 7 1 Kab. Bandung Barat ACR 65.51 232 180 1.2889 8 2 Kota Pekanbaru 64.49 221 197 1.1218 9 4 Kota Palembang 64.29 214 188 1.1383 10 12 Kab. Landak 59.27 192 200 0.9600 11 13 Kota Depok 58.37 203 213 0.9531 12 3 GB Jaksel (Gabrial UI AEI) 54.04 158 214 0.7383

Sementara itu di nomor bergengsi open team Antar Kabupaten/Kota, terjadi kejutan karena Toraja Utara sementara memimpin setelah menyelesaikan session ketujuh dari rencana 9 session babak penyisihan.

Memang kalau hanya membaca Kabupaten asal yang sementara memimpin pasti semua setuju ini kejutan besar karena selama ini Toraja Utara tidak pernah terdengar di percaturan bridge nasional.

Namun kalau kita membaca nama-nama pemain baru maklum mereka pantas berada disana.

Pemain Toradja Utara ternyata tidak berasal dari sana tapi adalah pemain-pemain luar yang diajak memperkuat Toraja Utara.

Para pemain yang memperkuat Toraja Utara adalah Lany Liem, Yosep Warman, Andre Sugiharto, Satrija Budi Wibawa, R. Sacchariawan Iriantha Putra, Michael Fernando Christian, Ge Vincent Nikolas dan Aries Duma Pongrangga.

Sebagian besar pemain dari jatim da nada tambahan dari Banten.Kabupaten Toraja Utara memimpin ditempat teratas dengan mengumpulkan 106.24 VP dan sepertinya sudah agak aman untuk lolos ke babak knock-out 16 besar.

Tempat kedua Kota Bekasi yang diperkuat Hendrik V Manoppo, Paulus Sugandi, Syahrial Ali, Rivans Polii, Giovani Watulingas dan Marsiano Arthur Kasenda yang telah mengumpulkan 101.18 VP.

Tempat ketiga diduduki Kota Ambon dengan para pemain Alberth Maelissa, Marcus J Telussa, Yunus Ririhena, Johan P Salmena, Max Telussa, Jefri Pattiasina, Yan Sahilatua dan Nik Tomasoa yang berhasil mengumpulkan 99.56 VP.

Kota Jakarta Selatan (Gabrial UI AEI) yang memimpin ditempat teratas diperkuat para pemain, Robert Parasian, Yeni, Elwindra, Muhammad Reza, Syarifah Nina Tirta Ayu, Fachreza, Noldy R Ngantung dan Berlin yang berhasil mengumpulkan 99.11 VP turun keperingkat empat.

Karena peserta Open Team Antar Kabupaten/Kota mencapai 61 team maka dari babak penyisihan Swiss 9 session akan diambil 16 tim untuk melaju ke babak knock out 16 besar.

Persaingan menuju 16 besar ini sangat menarik karena tim-tim yang selama ini menguasai Kejurnas Antar Kota secara offline masih tercecer di peingkat tengah dan bahkan ada yang di peringkat bawah.
Sebut saja Manado, Surabaya dan Semarang yang pernah menjadi juara Antar Gabungan Kelas A hamper tertutup kemungkinannya untuk berlaga di 16 besar. Manado ada di peringkat 37, Semarang 43 dan Surabaya lebih parah di peringkat 52.

Masih tersisa 2 session lagi babak penyisihan yang membuat persaingan menuju ke babak 16 besar akan semakin ketat dan seru.

Hasil selengkapnya : rk team vp imp quo 1 13 Kabupaten Toraja Utara 106.24 265 105 2.5238 2 32 Kota Bekasi 101.18 310 157 1.9745 3 4 Kota Ambon 99.56 277 70 3.9571 4 1 Kota Jakarta Selatan 99.11 284 120 2.3667 5 12 Kota Tomohon 97.52 310 173 1.7919 6 31 Kota Bengkulu 92.01 355 218 1.6284 7 9 Kabupaten Solok 90.50 326 227 1.4361 8 24 Kota Palu 88.88 296 186 1.5914 9 21 Kabupaten Jember 87.40 267 187 1.4278 10 61 Kabupaten Talaud 86.73 274 183 1.4973 11 34 Kota Jakarta Pusat 85.22 284 232 1.2241 12 25 Kota Makassar 84.63 306 215 1.4233 13 49 Kabupaten Minahasa Tenggara 83.77 261 182 1.4341 14 56 Kota Balikpapan 80.70 331 261 1.2682 15 11 Kabupaten Bengkulu Tengah 80.60 238 140 1.7000 16 10 Kabupaten Pati 79.77 302 259 1.1660 17 30 Kabupaten Mamuju 79.48 339 250 1.3560 18 29 Kabupaten Bangka 79.34 272 209 1.3014 19 53 Kabupaten Bogor 78.82 305 248 1.2298 20 42 Kabupaten Sintang 77.87 315 267 1.1798 21 5 Kabupaten Kutai Kartanegara 76.90 250 222 1.1261 22 17 Kota Bandung 76.09 306 287 1.0662 23 39 Kabupaten Bekasi 75.88 278 247 1.1255 24 36 Kabupaten Minahasa Utara 73.54 297 260 1.1423 25 45 Kabupaten Minahasa 73.24 255 257 0.9922 26 48 Kota Jakarta Timur 73.15 263 256 1.0273 27 43 Kabupaten Kepahiang 72.87 306 277 1.1047 28 60 Kabupaten Dompu 72.61 266 211 1.2607 29 41 Kota Bogor 72.59 300 277 1.0830 30 50 Kabupaten Oku Timur 70.69 253 263 0.9620

Mari coba kita bandingkan dengan komposisi Kelas A offline hasil Kejurnas Bridge 2018 di Padang.

16 kota/kabupaten yang akan berkompetisi di kelas A yakni Jakarta Pusat, Manado, Surabaya, Tomohon, Kudus, Bandung, Kab Bekasi, Bitung, Minahasa, Bogor, Jakarta Selatan, Kab Sijunjung, Semarang, Jakarta Utara, Bungo,danPessel.



Tamrin Lahiya/ TOR-08, 

Laporan Bert Toar Polii. sumber

TerPopuler