Dinamika dan Dampak Politik Yang Terus Berubah dari Waktu ke Waktu -->

Dinamika dan Dampak Politik Yang Terus Berubah dari Waktu ke Waktu

Sabtu, 26 September 2020, September 26, 2020
Ketua KKIG kota Bitung, Kasman Uno foto bersama Ridwan Lahiya. minggu(27/09/20) dini hari. 

Bitung - Republiknews.com, Ketua KKIG kota Bitung, Kasman Uno menyebut "sang maestro" saat dirinya berfoto bersama Ridwan Lahiya.

Pertemuan di rumah kediaman "Ayah" sapaan akrab Kasman Uno, berlangsung hingga minggu,(27/09/20), dini hari itu semakin hangat seiring berjalannya roda politik yang semakin tidak dinamis.

Ridwan Lahiya berpendapat dinamika politik di kota Bitung sangat berbeda dengan beberapa kota lainnya yang sedang menanti Pilkada. 

Sedangkan disisi lain, Kasman Uno selaku Ketua KKIG kota Bitung, lebih kepada kebebasan berpendapat  untuk menentukan masa depan kota Bitung di lima tahun yang akan datang.

Namun, dirinya tidak menampik tergerusnya peta politik yang berubah dari waktu ke waktu.

Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020, memberi arti khusus, namun berbicara soal  dampak dari politik itu sendiri, sudah tentu ada strategi jitu ketika mengusung kandidat masing masing.

Ridwan Lahiya memandang politik adalah sebuah tolak ukur sejahtera atau tidak bagi masyarakat saat terlibat langsung dalam setiap tahap menuju hari H saat pencoblosan.

" saya bersama Komando Bela Rakyat(KOBAR) akan membuat Mou dengan para kandidat, tentunya dengan membawa beberapa misi yang mana diantaranya adalah kesejahteraan di berbagai bidang, terutama pendidikan". Ujar Ridwan.

Dirinya secara jelas memberi gambaran tentang betapa berartinya satu suara yang akan diberi kepada kandidat pilihan masing masing.

Namun, dikemudian hari hak suara itu menjadi tidak berarti ketika kandidat itu terpilih dan tidak membawa serta aspirasi dari pendukungnya.

" Ketika semua maju menjadi kontestan, lalu siapa yg akan kawal rakyat?,  padahal harus ada yang bersama sama rakyat agar hak hak rakyat bisa mereka nikmati setelah Pilkada usai." beber Ridwan

" Saya akhirnya memilih opsi KAWAL RAKYAT untuk membuat KESEPAKATAN dengan Kandidat yang jadi pilihan Rakyat." tutup Ridwan.


(Suryo)
edt: tzr


TerPopuler