PT.Bussan Auto finance (BAF) tidak melaksanakan putusan Pengadilan secara sukarela -->

PT.Bussan Auto finance (BAF) tidak melaksanakan putusan Pengadilan secara sukarela

Jumat, 18 September 2020, September 18, 2020
Yusup Kaury S.H M.H -  Ucok

Ternate-Republiknews.com, Bermula dari permasalahan pembiayaan antara Roxy Ternate dengan pihak PT.Bussan Auto Finance (BAF) yang berujung pada gugatan di Pengadilan Negeri Ternate, dengan nomor Perkara 6/Pdt.G.S/2020/PN Tte.

Sebagaimana diketahui, Roxy Ternate adalah toko handphone yang terletak di pusat kota Ternate.

Menyediakan Gadget maupun laptop yang pemiliknya adalah juga seorang Pengacara dan menurut informasi, PT. Bussan Auto Finance adalah Perusahan pembiayaan/Finance nasional dimana salah satu cabangnya berada di kota Ternate.

Roxy Ternate sebagai penyedia barang dan PT.Bussan Auto Finance sebagai pembiayaannya kepada konsumen.

Dugaan wanprestasi dan Perbuatan melawan hukum kemudian diajukan dalam bentuk gugatan oleh pemilik Roxy Ternate, Yusup Kaury S.H, M.H alias Ucok.

Hal ini diketahui, karena pihak Bussan auto finance mengelak untuk bertanggung jawab atas pemalsuan PO oleh karyawan pada Perusahann Bussan Auto finance berinisial NA.

Atas Komulasi objektif yang digugat, majelis hakim Pengadilan Negeri Ternate pada tingkat keberatan, mengabulkan seluruhnya atas gugatan yang di ajukan oleh Pemilik Roxy Ternate dan menghukum Pihak BAF untuk membayar PO yang telah terbit maupun kerugian materil yang diderita dengan total Rp.404.324.060, (Empat ratus empat juta tiga ratus dua puluh empat ribu enam puluh rupiah).

Sampai berita ini di realese, pihak Roxy Ternate menuturkan bahwa belum ada itikat baik dari Bussan Auto Finance untuk menaati putusan pengadilan secara sukarela.

Oleh hal tersebut, pemilik dari Roxy Ternate  dalam waktu dekat akan mengajukan permohonan eksekusi terhadap putusan Pengadilan yang memenangkan pihaknya.

" Saya selaku Pengusaha dan Pengacara,  sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan hukum, karena saya selalu mempertimbangkan kedua aspek, yaitu Ekonomi maupun Hukum, kedua aspek itu harus berimbang" ucapan pria sapaan akrabnya Ucok sambil tersenyum, saat diwawancarai, jumat(18/09/20) kemarin. (RD)

TerPopuler