Situs DPR RI Lumpuh, Sempat Muncul Dewan Pengkhianat Rakyat -->

Situs DPR RI Lumpuh, Sempat Muncul Dewan Pengkhianat Rakyat

Kamis, 08 Oktober 2020, Oktober 08, 2020

 


Jakarta- Republiknews.com, Situs Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di dpr.go.id mengalami kelumpuhan sehingga tak bisa diakses. Akibatnya situs itu sama sekali tak dapat diakses seperti sedia kala.


Saat situs dibuka, muncul tulisan 'Terjadi kesalahan saat memproses permintaan Anda'. Artinya, terjadi kesalahan saat permintaan akses Anda. Ada pula kode 'Referensi # 102.73a20017.1602128336.26f168a'.


Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate menyebut situs tersebut sedang dalam penanganan.


"Sedang dalam penanganan dan Tim IT DPR RI yang menurunkan situs yang dihack tersebut," tulisnya saat dihubungi, Kamis (8/10).


Lumpuhnya situs DPR ini lantas dibicarakan oleh para warganet. Warganet mengatakan bahwa peretas juga ikut bergabung dalam aksi penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law.


Warganet lain mengatakan sebelum terjadi kelumpuhan, situs DPR juga sempat diretas. Halaman utama situs DPR yang seharusnya bertuliskan 'Dewan perwakilan Rakyat', berubah menjadi 'Dewan Penghianat Rakyat'.


Menurut pantauan CNNIndonesia.com, situs DPR belum dapat diakses hingga pukul 11.00 WIB. Pemberitahuan kesalahan masih muncul saat membuka situs tersebut. Namun pada pukul 11.05 WIB situs sudah kembali bisa diakses.


Pada hari ini (8/10), Tren seputar pemberitahuan Omnibus Law UU Ciptaker masih ramai dibicarakan lewat tagar #JokowiKabur, #MahasiswaTurunKejalan, hingga #CekPasalnya di Twitter.


Penolakan pengesahan Omnibus Law menjadi undang-undang yang ramai dibicarakan menyusul rencana gelombang aksi mahasiswa di sejumlah wilayah di Indonesia yang ikut melakukan keberatan aturan tersebut.


Tren tersebut juga mendominasi trending topic di Indonesia beberapa hari belakangan ini, terutama setelah Tagar #JokowiKabur didominasi oleh mereka yang mengkritisi sikap Jokowi dalam menghadapi situasi Omnibus Law UU Ciptaker.


Sementara itu dukungan terhadap aksi mahasiswa dikibarkan lewat tagar #MahasiswaTurunKejalan. Muncul juga tagar #CekPasalnya untuk mengantisipasi hoaks seputar UU Ciptaker dan beberapa akun membagikan meme yang menunjukkan sisi positif dari aturan ini.


Ketiga tagar itu berada di pucuk trending topic di Indonesia. Tagar trending terbaru #JokowiKabur urutan pertama dan telah dicuitkan lebih dari 10 ribu kali. 


Tagar ini menjadi trending pasca Presiden Joko Widodo, melakukan kunjungan kerja ke daerah. Then, saat ini massa menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja berencana menuju Istana Kepresidenan.


Warganet pun mengkritik kunjungan Jokowi di saat adanya aksi protes Omnibus Law di Istana Kepresidenan lewat tagar #JokowiKabur. (T.LWarganet pun mengkritik kunjungan Jokowi di saat adanya aksi protes Omnibus Law di Istana Kepresidenan lewat tagar #JokowiKabur. (TL)

TerPopuler