Judi Online Mewabah, Cukong Besar “Bebas” Kuasai Sulut -->

Judi Online Mewabah, Cukong Besar “Bebas” Kuasai Sulut

Kamis, 12 November 2020, November 12, 2020
Ilustrasi judi Online


RepublikNews, Sulut - Bisnis 303, Perjudian Togel dalam KUHP istilah perjudian toto gelap (togel) benar-benar menggiurkan bagi sejumlah orang. Beberapa kabupaten/ kota, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) disinyalir terdapat bandar togel lengkap dengan kaki tangannya. Keadaan ini diperparah lagi dengan masuknya bandar judi togel besar yang dikabarkan datang dari luar Provinsi Sulut.

 

Dari informasi yang diterima media ini, Bandar besar togel ini mencoba menguasai pasar perjudian togel di Sulut dengan jaringan yang dibentuk begitu rapi dan terorganisir. Bahkan ada pula Mesin/amusement berkedok warnet.

 

Hadirnya bandar besar togel ini seakan-akan membuat pemberantasan perjudian togel dibeberapa daerah/wilayah di Sulut semakin sulit. Padahal, tokoh masyarakat/agama dan pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya jelas-jelas menolak adanya perjudian togel. Namun, seakan ‘kebal hukum’ bandar besar judi togel makin menancapkan jaringannya.

 

Seperti halnya Bandar Togel berinisial “R” dan “K” yang sempat menjadi TO Kapolda Sulut Royke Lumowa, sempat disebut nama keduanya dalam apel di Mapolda Sulut beberapa waktu lalu, Namun gembong judi asal surabaya ini sempat lari keluar manado saat jadi TO, Hebatnya bandar yang masuk DPO, seakan ‘tak tersentuh’ hukum, dan kembali lagi ke Sulut saat pergantian Kapolda.

 

Bandar-bandar lokal di wilayah Sulut, seperti Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, juga Kota Bitung, disinyalir memanfaatkan kehadiran bandar besar togel ini, adalah ‘pemain-pemain lama’. Tak dipungkiri ada juga beberapa bandar togel ‘wajah-wajah baru’ yang mencoba mencari peruntungan lewat bisnis tebak angka. 


(*red)

TerPopuler