Bank Indonesia(BI) Cab.Lampung Telah Sosialisasikan Uang Kertas Pecahan Rp. 75.000/Lembar -->

Bank Indonesia(BI) Cab.Lampung Telah Sosialisasikan Uang Kertas Pecahan Rp. 75.000/Lembar

Selasa, 01 Desember 2020, Desember 01, 2020


Bandar Lampung, Republik News-

Kegiatan Rakerwil PW IWO Lampung dan Gathering, turut dalam kegiatan tersebut BI Cabang Lampung untuk sosialisasikan uang pecahan kertas Rp. 75.000, yang dilaksanakan di Hotel Marcopolo Bandar Lampung. Jum’at (27/11/2020).


Acara yang dihadiri Ketum PP IWO Jodhi Yudono, Sekjen IWO Dwi Cristianto, Bendum IWO Lia Nathalia serta KSB PD IWO,forkopimda Lampung dan walikota Bandar Lampung mengusung tema ” Berfikir tanpa batas, bekerja dengan cerdas “, dibuka oleh Gubernur Lampung yang di wakili oleh Kadis Kominfo Lampung Chrisna putra.


Turut hadir dalam acara itu Bank Indonesia (BI) Cabang Lampung yang di wakili oleh Ridho Harnanto, I Made yoga Setiawan dari tim implementasi pengelolaan uang rupiah dan Lintang Anggraini dari divisi kehumasan.


Kehadiran perwakilan BI selain sebagai peserta, mereka juga diberi kesempatan untuk presentasi dan sosialisasi kan uang pecahan kertas  Rp.75.000.


Seperti diketahui BI pada tahun ini tepatnya tanggal 17 Agustus 2020 telah meluncur uang pecahan kertas, uang tersebut sebagai peringatan Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia dengan nominal Rp.75.000;


Uang yang dicetak terbatas, yang hanya berjumlah 75 ribu lembar di seluruh Indonesia, untuk provinsi Lampung sendiri mendapatkan kuota 1.800 lembar.


Syarat mendapatkan uang kertas pecahan Rp. 75.000, adalah warga negara Indonesia dan telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nantinya, satu KTP akan berlaku untuk satu lembar uang baru pecahan Rp. 75.000.


Beberapa ciri khusus dari uang ini, Ketika dilihat warna dominan merah putih, terdapat gambar bunga anggrek bulan, yang didalamnya terdapat logo Bank Indonesia, gambar tersembunyi (latent image) berupa angka 75, nomor seri yang meliputi 3 huruf dan 6 angka, terdapat benang pengaman anyaman yang memuat tulisan “BI”.


Ketika diraba hasil cetak yang terasa kasar, terdapat kode tuna netra (blind code) berupa efek rabaan (tactile).


Ketika diterawang terdapat tanda air (watermark) berupa gambar pahlawan Nasional ir.Soekarno dan m.Hatta, gambar saling isi (Rectoverso) dari logo BI.


“Sampai saat ini baru sekitar 4% uang yang sudah tersebar melalui penukaran baik secara langsung ataupun melalui online dari total 1.800 lembar yang tersedia ” menurut I Made yoga Setiawan ketika memberikan presentas

(RADES)

TerPopuler