Ledryk Amto Latuputti: Target Kami, Tahun 2022 Jalan Dan Jembatan Sudah Maksimal -->

Ledryk Amto Latuputti: Target Kami, Tahun 2022 Jalan Dan Jembatan Sudah Maksimal

Selasa, 22 Desember 2020, Desember 22, 2020

 

Foto: Kasatker PJN IV Papua Barat (Bintuni) Ledryk Amto Latuputti.

Republiknews.com, Manokwari- 

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVII Manokwari provinsi papua barat terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang ditangani langsung oleh Satker PJN IV papua barat (Bintuni). 


Ini tidak lain bertujuan demi meningkatkan konektivitas antar daerah sehingga masyarakat bisa menikmati mudah jalur transportasi darat, serta guna memumbuhkan roda perekonomian masyarakat.


Kasatker PJN IV papua barat (Bintuni) Ledryk Amto Latuputti, ST

menyatakan bahwa untuk beberapa ruas jalan dan jembatan yang mereka tangani sudah berproses dan terlaksana dengan sesuai  rencana yang diharapkan.


" Untuk kegiatan pekerjaan jalan dan jembatan diruas kami tahun ini, ada beberapa paket antara lain Mamei - Bintuni Sekitar 15 km, segmen tanah tersebut sudah di aspal, dan ada lima jembatan terbuat dari kayu kami sudah permanen. Semoga di tahun 2021 akan difungsionalkan, karena paket yang kami tangani kegiatanya multi years, ucap amto saat disambangi diruang kerja, selasa (22/12/2020).


Lebih lanjut Amto menambahkan, bahwa untuk ruas wasior, masih tetap melakukan pekerjaan jalan dan jembatan, mengingat ruas tersebut juga menjadi skala prioritas satker PJN IV papua barat (Bintuni). 


" Ruas wasior pekerjaanya kami mulai dari simpang tiga mamey-wasior sampai di yamor titik trans perbatasan antara papua dan papua barat itu, dimana kami ada lima kegiatan yang masuk di multi years. jembatan dan jalan kita ada sekitar 150 km lebih, itu target kita di tahun 2022 akhir sudah aspal, " tuturnya. 


Memang untuk tahun ini, di tanggal 30 desember baru kontrak. jadi proses lelangnya panjang. dan sasaran kegiatan tersebut semua ada di ruas trans papua. 


" Saya berharap semoga di akhir tahun 2024 nanti masa periode kita sudah tersambung trans papua

Karena dii segmen kami ada sekitar 335 km yg belum tertutup aspal.

Jadi menurut perhitungan kami, jika dua tahun masa kerja kami selesaikan pekerjaan 150 km sampai di akhir tahun 2022, maka dua tahun berikutnya sampe akhir 2024 mungkin bisa seperti itu juga kita selesaikan, " jelasnya. (OTN)

TerPopuler