Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

BadanPengawasan Obat dan Makanan , warning, Vaksin Covid-19 harus mendapat izin Emergency Use Authorizetion sebelum di gunakan

Republiknews
Selasa, 05 Januari 2021, Januari 05, 2021 WIB Last Updated 2021-01-05T11:14:16Z


Republiknews Jakarta.  Kedatangan vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech  yang di kawal ketat pihak keamanan belum memperoleh izin penggunaan darurat ( Emergency Use Authorizetion ,EUA).


Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( PBOM) ,Penny K Lukito menyampaikan ,Vaksin buatan Sinovac tersebut belum mendapat izin Emergency Use Authorizetion Biotech  ( EUA) .


"Tetapi diberikan izin khusus untuk didistribusikan keseluruhan daerah di Indonesia , mengingat membutuhkan waktu  yang lama dalam penyalurannya", ungkap Lukito  . Senin (4/01/2021)


Perlu diketahui Vaksin  Covid-19 bisa dilakukan bila mana  sudah mendapatkan EUA. BPOM, terang Lukito menjelaskan .


Dilansir dari Tempo .co   pihak BPOM akan terus mengevaluasi uji klinis Sinovac tersebut dan mengkaji secara seksama terkait Vaksin Covid-19 ,termasuk data dari berbagai negara terkait uji klinis antivirus SARS-CoV-2 tersebut.


Selain itu, BPOM akan terus mengkaji secara seksama berbagai hal terkait vaksin Covid-19, termasuk data dari berbagai negara terkait uji klinis antivirus SARS-CoV-2 tersebut.


Sementara itu proses pendistribusian vaksin ke 37 propinsi di Indonesia   melibatkan  banyak pihak, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan puskesmas ,mulai dari hari Minggu (03/01/1021 ) .

Iklan

iklan