Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Bocah Kawangkoan Baru Hanyut terbawa Air, Belum di ketemukan

Republiknews
Jumat, 22 Januari 2021, Januari 22, 2021 WIB Last Updated 2021-01-23T02:59:13Z


Republiknews.com – Minut, Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Minut membawa petaka di Desa Kawangkoan Baru Kecamatan Kalawat. Pasalnya, Timothy Bitty (8), seorang bocah lelaki, warga Desa Kawangkoan Baru Jaga XI Kecamatan Kalawat, hanyut terbawa aliran air di saluran drainase, Jumat (22/1/2021). 


Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, putra dari Ibu Merlin Dede (30) ini, sekira jam 15.30 Wita tengah bermain di dekat saluran drainase (parit), saat turun hujan deras.Tiba-tiba bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut, terjatuh ke dalam parit dengan aliran air deras, kemudian hanyut ke dalam gorong-gorong. 


"Saya coba berlari dan berusaha menarik tangan korban, namun tidak sempat lagi, karena aliran air cukup deras," terang salah seorang saksi, Rheasita Dandape (11), warga Desa Kawangkoan Baru Jaga XI. 


Kemudian saksi memberitahukan kepada warga dan Pemerintah Desa, lalu warga memberitahukan kepada orangtua korban, selanjutnya secara  bersama-sama melakukan pencarian di saluran drainase yang ada. 


Polsek Airmadidi yang menerima informasi terkait peristiwa ini, segera mendatangi lokasi kejadian dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Airmadidi AKP Mardy F.C Tumanduk, S.H.Setibanya di lokasi, para personel Polsek Airmadidi  kemudian melakukan konsolidasi awal dan bersinergi dengan Pemerintah Desa dan warga serta instansi terkait seperti Basarnas dan TNI kemudian melakukan pencarian di saluran drainase yang bermuara pada DAS Sawangan tersebut. 


Kapolsek Airmadidi AKP Mardy F.C Tumanduk, S.H yang masih berada di lokasi kejadian, memberikan penjelasan bahwa Polsek Airmadidi, Koramil 1310-06/Airmadidi dan Pemerintah Kecamatan Kalawat hingga saat ini masih terus melakukan pencarian bersama Basarnas dan warga. 


"Korban belum ditemukan, karenanya konsolidasi dan koordinasi dengan masyarakat maupun potensi-potensi SAR lainnya terus kami lakukan, guna mempercepat proses pencarian korban," ujarnya. (T.L)

Iklan

iklan