Koramil 1310-03/Likupang Lakukan Penerapan 3M Dan 3T Di Tempat Fasilitas Umum -->

Koramil 1310-03/Likupang Lakukan Penerapan 3M Dan 3T Di Tempat Fasilitas Umum

Selasa, 09 Februari 2021, Februari 09, 2021


Republiknews.com – Minut, Pelaksanaan Operasi Disiplin Protokol Kesehatan (OPPK) diwilayah Koramil 1310-03/Likupang Kodim 1310/Bitung melakukan penerapan Praktek 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan Perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). 


Danramil 1310-03/Likupang Kapten Inf Sunaryo mengatakan, Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang dilakukan personel Koramil 1310-03/Likupang di wilayah binaan masing-masing.


"Hanya saja, penerapan praktik 3T masih perlu ditingkatkan pemahamannya di masyarakat, mengingat masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya dilakukan terlebih dahulu dan gencar," ujar Kapten Inf Sunaryo, saat dikonfirmasi, (6/2/2021).


Disebutkan Danramil, bahwa 3M banyak membicarakan tentang peran kita sebagai individu. Sementara 3T berbicara tentang bagaimana kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan pada orang di sekitar kita untuk waspada terhadap penyebaran Covid-19.


"Jadi memang ada satu proses yang tidak hanya melibatkan individu tapi juga kepada banyak orang," katanya.


Dijelaskannya lagi, 3T terdiri dari tiga kata yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). 


Ia mengungkapkan pemeriksaan dini (testing) menjadi penting agar bisa mendapatkan perawatan dengan cepat. Lalu, pelacakan (tracing), dilakukan pada kontak-kontak terdekat pasien positif Covid-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan (treatment) lebih lanjut. 


"Seandainya ketika dilacak si kontak erat menunjukkan gejala, maka perlu dilakukan tes, kembali ke praktik pertama (testing). Setiap orang harus mengambil peranan untuk memutus rantai dengan berpartisipasi kooperatif menerapkan 3M dan 3T," pungkas Danramil.


Sebaliknya, 99 persen masyarakat mengaku paham terhadap 3M. Artinya, masih ada masyarakat yang menganggap perilaku 3M dan 3T adalah dua hal yang terpisah padahal kenyataannya justru kedua hal tersebut diakuinya merupakan satu paket dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.


"Kampanye 3M di awal-awal sangat kencang sekali dan terus berjalan sampai sekarang. Jika 3M tidak berjalan, maka 3T pasti akan lebih parah," tambahnya. (T.L)

TerPopuler