Dankodiklatad Kunjungi Desa Makalisung Tinjau Kesiapan Latihan Field Training Excercise Dan Live Fire Excercise Garuda Shield-15/2021 -->

 


Dankodiklatad Kunjungi Desa Makalisung Tinjau Kesiapan Latihan Field Training Excercise Dan Live Fire Excercise Garuda Shield-15/2021

Jumat, 23 April 2021, April 23, 2021


Republiknews.com – Minahasa Utara, Dalam rangka Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield 15/2021 yang akan diselenggarakan dengan melibatkan Angkatan Darat Amerika Serikat, Komandan Kodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos. melaksanakan peninjauan medan daerah latihan FTX (Field Training Excercise) dan LFX (Live Fire Excercise) Garuda Shield-15/2021, (23/4/2021).


Rombongan yang dipimpin oleh Dankodiklatad melaksanakan peninjauan dengan tujuan mempersiapkan daerah yang akan digunakan sebagai lokasi latihan FTX (Field Training Excercise) dan LFX (Live Fire Excercise) Garuda Shield-15/2021. 


Dankodiklatad secara langsung meninjau daerah yang akan digunakan sebagai daerah latihan diantaranya, Wilayah Kabupaten Minut Desa Makalisung Kec. Kema (Komando Latihan (Kolat), Daerah Persiapan (DP) dan Titik Bongkar (TB)); Wilayah Kab. Minahasa Induk Desa Kanaan Kec. Kombi (Batas Gerak Maju (BGM) dan Lokasi Helipad).


Rombongan Dankodiklatad dan Aslat Kasad tiba di Desa Makalesung Kec. Kemah Kab. Minut dan langsung menuju Komando Latihan (Kolat) untuk menerima paparan dari penyelengara latihan dalam hal ini, Danrindam XIII/Mdk Kolonel Inf Semuel J Aling, S.I.P.


Hal-hal yang dipaparkan Danrindam XIII/Mdk Kolonel Inf Semuel J Aling, S.I.P. antara lain, tentang kondisi wilayah Desa Makalisung yang merupakan daerah pantai. Secara umum daerah latihan Desa Makalisung merupakan daerah pemukiman masyarakat dan baru pertama kali digunakan sebagai tempat latihan oleh Kodam XIII/Mdk. Kondisi daerah ini merupakan lembah berbukit dan tanaman kelapa dan cengkeh yang berada di daerah Desa Makalisung. 


"Terkait tentang mekanisme tahap-tahap latihan dan kedua pihak yang melaksanakan latihan tidak dikendalikan, terkait dengan menembak kami sebagai penyelenggara akan menyiapkan lapangan tembak yang berada di Airmadidi," tutur Danrindam.


Lanjutnya, Adapun tahap-tahap latihan sesuai dengan tanggal dan fase latihan yang sudah ditentukan/siapkan. Kerawanan yang berada di Desa Makalisung terkait dengan cuaca panas yang akan mengakibatkan timbulnya dehidrasi pada para pelaku dan pihak penyelengara akan menyiapkan air guna mendukung untuk para pelaku dan pendukung latihan.


"Harapan kami sebagai penyelenggara latihan, agar kegiatan ini bisa di liput oleh PEN TNI AD sebagai dukungan pada pelaksanaan latihan gabungan agar berjalan sukses dan aman," harap Danrindam.


Arahan Dankodiklatad Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos., yang intinya mengatakan, tentang tanaman agar dipastikan kerawanan agar diberikan tanda-tanda bahaya sehingga diperhatikan dalam latihan. Termasuk Perhubungan, pastikan alat komunikasi yang akan digunakan dalam latihan siap dan selalu koordinasikan terkait tentang sinyal GPS untuk radius sekitar 1 KM pada tempat latihan agar di atur dalam pelaksanaan.


Untuk latihan menembak pastikan dengan ketentuan waktu apakah semua pelaku melaksanakan atau tidak dalam menembak. 


"Diharapkan pengendali harus ekstra aktif karena kedua pihak tidak dikendalikan," kata Dandkodiklatad.


Ia berharap para pejabat latihan dalam hal ini pelaku agar memperhatikan faktor keamanan dalam latihan. 


"Harapan saya agar Bapak KASAD bisa hadir di tempat latihan Desa Makalisung atau pejabat Provinsi dalam hal ini Bapak Gubernur. Semua yang ada disini akan di fasilitasi untuk mendukung latihan bersama, terkait dengan distribusi air agar selalu di usahakan/dukung dalam setiap latihan," harapnya.


Mayjen TNI Harianto (Aslat Kasad) juga menyampaikan arahannya, yang mengatakan, Yang menjadi pedoman dalam latihan, harus menarik menantang dan bagaimana kita akan mengemasnya. Dimana latihan ini akan melalui tahap dan fase yang telah sesuai dengan latihan.


"Diharapkan kita belajar dari nilai nilai latihan dari tentara Amerika," terang Aslat Kasad.


Kedua pihak tidak dikendalikan, diharapkan para komandan latihan agar bisa kembangkan taktik dan strateginya sesuai dengan prosedur. Ada satu wasit/bulsi, sangat penting dan diharapkan aktif dan menyerang agar dalam latihan bisa menarik sesuai dengan tahap-tahap latihan dan buatkan sasaran yang terbuat dari triplek atau gubuk agar bisa menimbulkan suasana yang menarik dalam latihan.


"Untuk Penerangan dan Perhubungan agar bisa 1x24 jam dimonitor dari Mabesad," tambahnya.


Disela-sela kegiatan meninjau daerah latihan bersama Dankodiklatad beserta rombongan, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, S.E., M.Han., mengatakan, dalam rangka latihan FTX (Field Training Excercise) dan LFX (Live Fire Excercise) Garuda Shield-15/2021, peninjauan dilaksanakan dengan 2 cara yaitu dengan menilai di peta dan membandingkan langsung di lapangan, peninjauan di peta bertujuan untuk melihat daerah secara global dihadapkan dengan keadaan seluruh daerah yang akan digunakan, sedangkan peninjauan langsung di medan bertujuan untuk memastikan keadaan sebenarnya di lapangan.


"Kegiatan ini melibatkan perwakilan warga setempat untuk mengetahui lokasi lahan bercocok tanam yang digunakan oleh masyarakat sekitar rahlat. Hal ini untuk meminimalisasi dampak kerusakan lahan yang diakibatkan pergerakan pasukan selama latihan," tutur Dandim.


Usai menerima paparan dan arahan, rombongan Dankodiklatad dan Aslat meninjau Daerah Titik Bongkar (TB), Desa Makalisung Kab. Minut, lokasi Batas Gerak Maju (BGM) dan Lokasi Helipad Desa Kanaan Kec. Kombi Kab. Minahasa Induk.


Turut dalam peninjauan medan daerah latihan, Letjen TNI A.M. Putranto, S.Sos (Dankodiklatad), Mayjen TNI Harianto (Aslat Kasad), Pangdam XIII/Mdk (Mayjen TNI Santos G Matondang, MM. M.Tr (Han), Brigjen TNI Haryanto (Dirlatad), Danrem 131/Stg Dam XIII/Mdk (Brigjen TNI Prince Meyer Putong, SH), Kolonel Inf Suparlan Utomo (Paban Opslat Dirlat Kodiklatad), Kol Inf Hendy Antariksa (Paban VI/Kermalat Non Asean Slatad), Asintel Kasdam XIII/Mdk (Kolonel Inf. Ignatius Wiwoho, S.I.P), Asops Kasdam XIII/Mdk (Kolonel Inf Raden Agus Prasetyo Utomo, SH), Danrindam XIII/Mdk (Kolonel Inf Semuel J Aling, S.I.P)., Pa Ahli Bidang OMSP (Kolonel Inf U.S. Manurung, S.I.P), Pa Ahli Bidang Sosbud (Kolonel Kav Vendy V Lumingkewas S H), Pa Ahli Bidang Ekonomi (Kolonel Inf Andy Irawan C S Sos S I P M I Pol), Dandenmadam XIII/Mdk (Kolonel Czi Edi Martadinata S Sos), Kabekangdam XIII/Mdk (Kolonel Cba. Heru Nurcahyo), Kahubdam XIII/Mdk (Kolonel Chb Frans Lumingkewas, S.Sos), Katopdam XIII/Mdk (Kolonel Ctp Drs Suwanto), Letkol Inf Mulyaji (Pabandya-1/Lat Sdirlat Kodiklatad), Dandim 1310/ Bitung (Letkol Inf Benny Lesmana, SE.M.Han), Dandim 1302/Minahasa (Letkol Inf Andy Sinaga), Danyon R 712/Wt (Letkol Inf Hermanto), Danyon Armed 19/105 Tarik (Letkol Arm Yoki Gumay Efriandi), Kapten Inf Hubertus (Kaur Evkerma Non Asean Spaban VI/Kermalat Non Asean Slatad), Sertu Ade Dwi (Adc Dankodiklatad), Koptu Mursalim (Pen Kodiklatad), Camat Kemah (Ibu Vilma J Anthoni, SH.MH). (T.L)

TerPopuler