Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

KTNA Minut Resmi Dikukuhkan Bupati Terkait Program 100 Hari Kerja

Republiknews
Kamis, 20 Mei 2021, Mei 20, 2021 WIB Last Updated 2021-05-21T05:35:57Z

 


Republiknews.com – Minut, Panen Perdana kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Minut berupa Cabe rawit, Cabe keriting, Tomat serta Labu Madu ditandai dengan Pengukuhan serta Peresmian KTNA Periode 2021-2026 di Perkebunan Desa Lembean Kec. Kauditan Kab. Minut, Oleh Bupati Joune J E Ganda, SE didampingi Ketua Penggerak PKK Risya Ganda Davega, Kamis (20/5/2021). 


Pada kesempatan tersebut Arly Dondokambey selaku Ketua KTNA Minut mendaulat Bupati Joune Ganda bersama Ketua PKK Minut Risya Ganda Davega untuk melakukan Panen Perdana dari Hasil Pertanian KTNA.


Bupati berharap para petani dan nelayan yang tergabung dalam KTNA harus serius dan mempunyai keinginan yang kuat untuk memajukan organisasi .


“Serta berusaha mendapatkan hasil yang maksimal untuk produksi sektor pertanian dan perikanan,” harap Bupati


Ia juga berpesan kepada petani milenial yang hadir pada kegiatan tersebut untuk tetap fokus dan jangan menganggap remeh dengan penghasilan petani saat ini.


” Apalagi di masa pandemi ini ketika perekonomian belum stabil hasil pertanian dan perikanan yang membantu mempertahankan ketahanan ekonomi di negara kita,” pesannya.


Menurut arly hal ini merupakan hasil dari program 100 hari kerja Bupati yang sesuai dengan visi dan misi dalam program kerja JGKWL.


‘” Dalam masa kampanye waktu lalu yang visi.dan misinya terutama ingin meningkatkan perekonomian masyrakat yang bergerak di bidang pertanian dan perikanan,” ujar Dondokambey


Dijelaskannya, pengukuhan ini sudah sesuai dengan ADRT pasal 6 tentang bagaimana pemerintah adalah mitra kerja dari KTNA.


” Yang artinya saat ini baik pemerintah dan KTNA akan menjalin senergitas dalam bidang pertanian nelayan,” pungkas Arly.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis pertanian Minut Ir. Wangke Karundeng, ketua KTNA propinsi sulawesi utara Sammy Karokaro, serta nara sumber yakni Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Prof. Dr. Ir. Robert Molenar, juga para dosen yang memberikan penyuluhan terkait cara bercocok tanam dan penggunaan pupuk serta obat hama yang baik dan benar. (*/T.L)

Iklan

iklan