Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Catatan Penting Di 100 Hari Kerja Pertama Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda SE

Republiknews
Jumat, 11 Juni 2021, Juni 11, 2021 WIB Last Updated 2021-06-12T05:17:37Z

 


Republiknews.com, Minahasa Utara - 

Awal pertama mulai memimpin Minahasa Utara dalam kurun 100 hari terakhir ini, ada beberapa hal yang membuat saya sempat terkejut, dengan adanya hutang, dengan kondisi keuangan daerah, dengan aset, dengan adanya kondisi kantor bupati yang (maaf) begitu kotor dan jorok, saya juga begitu terkejut karena Wakil Bupati yang tidak mempunyai ruangan kerja.


Akan tetapi saya tidak ingin berlama-lama dalam keterkejutan, saya dan pak. Wakil bertekad untuk sesegera mungkin menyelesaikan sederat masalah yang sekarang ada didepan mata. Kami tidak ingin berlama-lama hanya dengan menatap masalah. Kami harus segera tancap gas.


Akan tetapi, dibalik semua kejutan permasalahan diatas, saya justeru menyaksikan serta mengalami anugerah keindahan daerah yang saya pimpin, sungguh indah dan mengagumkan negeri yang saya pimpin. Laut serta bawa lautnya, pantainya, pulaunya, gunung serta hutannya, juga sungai serta ragam budayanya begitu sangat indahnya sehingga mampu menyejukkan kehidupan. Tuhan Maha adil, ketika kita diperhadapkan dengan beban permasalahan, saat bersamaan Tuhan membawa kita menyaksikan anugerah keindahan alam ciptaan-Nya.


Sehingga selama 100 hari memimpin Minahasa Utara, kami berdua terkejut dengan adanya masalah, akan tetapi kami juga terkagum-kagum oleh ragam kekayaan, potensi serta keindahan Minahasa Utara.


100 hari memimpin Minahasa Utara, tentu bukanlah waktu yang cukup untuk menilai suksesnya kepemimpinan, tetapi mengevaluasi kehadiran kami berdua dalam kepemimpinan publik adalah sebuah hal yang layak karena diperlukan. Hal yang penting dan sangat kami yakini, Minahasa Utara dapat menjadi kabupaten yang unggul dan tangguh dikarenakan potensi serta kekayaan yang dimiliki.


Kekayaan dan keindahan alam yang beragam, potensi strategisnya dalam dinamika ekonomi regional, dinamika kebudayaan masyarakatnya yang sehat; semua itu jika dieksplor maka kabupaten ini dapat melakukan lompatan-lompatan kesejahteraan. Saya sangat-sangat meyakini itu, sehingga bisa memotivasi untuk semakin giat dalam bekerja.


Setelah melewati 100 hari kepemimpinan, saya lebih ingin melakukan konsolidasi dengan semua elemen potensi politik, pemerintahan, ekonomi, serta kemasyarakatan. Mari kita membentuk sebuah arak-arakan kebersamaan bermapalus menuju Minahasa Utara makin maju dan sejahtera, bekerja bersama-sama dengan ethos kerja keras membangun daerah yang fasung (cantik) yang dianugerahi beragam kekayaan ini.


Mari kita semua satukan tekad untuk lebih bekerja keras, kita harus bisa melakukan lompatan-lompatan kerja kreatif dan inovatif, jangan hanya kerja secara standar, harus bekerja lebih, sehingga bisa memberikan hasil yang lebih. Kita tidak akan maju, jika kita “ sekedar bekerja dan bekerja sekedar “. Paling tidak, ada tiga pekerjaan besar yang sedang dan akan dihadapi bersama pemerintah serta masyarakat di Minahasa Utara ini ketiganya adalah :


1. Minut Bangkit Ditengah Pandemi


Harus diakui selama setahun lebih terjadi stagnasi ekonomi akibat pandemi covid-19. Ekonomi dunia seperti tertegun oleh serangan covid-19, akibatnya juga sangat terasa hingga di Minahasa Utara yang beberapa kali terpapar dengan zona mera, tanpa meremehkan sebaran dan akibat covid-19, roda kehidupan harus tetap berputar.


Kita tidak bisa berdiam dan pasrah dalam tantangan zaman ini, kita tidak sekedar perlu makan tetapi kita tetap ingin hidup lebih baik walau ditengah tantangan pandemi covid-19. Terus saja kita tetap taat pada kehidupan normal baru dengan protokol kesehatan covid-19.


Saya bersyukur karena zonasi covid-19 di Minahasa Utara kini sudah masuk zona hijau dari sebelumnya zona orange, bahkan sempat pernah zona merah. Data update akhir bulan Mei 2021, semua 10 kecamatan di Minahasa Utara zero penularan covid-19 selama beberapa hari.


Saya bertekad kondisi ini akan kita pertahankan terus tentu dengan ketaatan masyarakat pada prokes covid-19. Diharapkan dengn trend zona hijau ini, rod perekonomian dan giat pembagunan di Minahasa Utara akan bergerak makin dinamis.


Saya sangat bangga pada masyarakat Minahasa Utara yang memiliki disiplin dan ketaatan dalam melaksanakan prokes terkait covid-19.


2. Optimalisasi KEK Likupang/DSP Likupang.


Kawasan Ekonomi Khusus – KEK Likupang yang digagas Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE sungguh telah berbuah manis karena langsung direspon oleh Presiden Jokowi dodo dengan penetapan Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP).


Saya sungguh memandang DSP Likupang adalah berkah tetpi juga momentum penting untuk Sulawesi Utara lebih Khusus Minahasa Utara. Optimalisasi DSP Likupang saya sangat yakin akan membentuk sebuah lokomotif ekonomi baru Sulawesi Utara, saya ingin Likupang menjadi Icon kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, dengan berbagai fasilitas investasi yang dsiapkan pemerintah pusat melalui lobby-lobby Bapak Gubernur Olly Dondokambey, kini pemkab Minahasa Utara bersama berbagai potensi kemasyarakatan giat melakukan eksplorasi Likupang.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sendiri sudah memberi arahan langsung, Likupang harus dieksplorasi. Kini giat mengeksplorasi beragam potensi pariwisata di Likupang, spot-spot pariwisata di darat, di laut, di bawah laut, dan di udara terus kita eksplor secara simultan. Saran dan prasarana dikawasan DSP Likupang kita pacu bersama, spot-spot wisata kita benahi, infrastruktur jalan, listrik, dan komunikasi kita perlengkapi.


Untuk memotivasi para pekerja dan pelaku wisata, saya turun menyelam di Likupang menyaksikan keindahan alam bawah laut. Beberapa olahraga ekstrim yang berpotensi wisata sudah kita hadirkan di area DSP Likupang. Melobby pemimpin di jakarta telah menjadi prioritas kami berdua, menemui sejumlah menteri dan Dirjen serta Direksi BUMN sudah kami lakukan dan akan terus kami lakukan untuk makin memperlengkap infrastruktur DSP Likupang.


3. Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Sehat


Semua potensi ekonomi serta momentum yang ada di Minahasa Utara yang telah saya tekuni selang 100 hari kepemimpinan tentu saja memerlukan dukungan pemerintahan yang kuat, dinamis, bersih, sehat, pro rakyat, dan pro masa depan.


Saya dan Wakil Bupati sudah bertekad menjalankan pemerintahan yang bersih dan sehat untuk didedikasikan pada rakyat dan masa depan. Tata kelolah pemerintahan berkelanjutan harus didsari dengan tekad bersih dan sehat. Bersih juga berarti taat aturan dan tidak adanya korupsi, sehat juga berarti pro rakyat dan masa depan.


Kami berdua kini sudah merasa lebih betah berada dikantor bupati, karena lingkungan kantor yang sudah makin tertata bersih. Selain itu tata kelola pemerintahan juga sudah berjalan relativ makin baik dengan menerapkan prinsip reward and punishment secara dinamis.


Ketiga momentum tugas diatas menjadi sesuatu yang aktual di Minahasa Utara dan harus diisi dengan keja-kerja kreatif inovatif, dan sekali lagi pro rakyat dan masa depan, kita ingin Minahasa Utara akan menjadi bahan perbincangan diberbagai lini massa karena lompatan-lompatannya, perekonomiannya, karena potensi dan prestasinya. Dengan itu, saya berkeyakinan Minahasa Utara tiga hingga lima Tahun kedepan akan jauh lebih maju dan menjadi salah satu titik penting dan menarik dalam peta perekonomian di Sulawesi Utara, dan dikawasan Timur Indoonesia.      


Amiin.


Penulis : Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune JE Ganda SE

Iklan

iklan