Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Bandara Kelas I Mopah merauke Perlu Pagar Bagus, Demi Keamanan

Republiknews
Kamis, 01 Juli 2021, Juli 01, 2021 WIB Last Updated 2021-07-02T03:20:35Z


Republiknews.com, Merauke - Jalan masuk (access control) ke daerah keamanan terbatas di bandar udara harus diatur. Hal ini sejalan dengan ketentuan peraturan internasional (ICAO Annnexes dan Documents) dan perkembangan teknologi informasi serta untuk mempermudah pelaksanaan pengendalian dan pengawasan keamanan penerbangan.


Beberapa ketentuan dalam Peraturan dunia penerbangan  dilakukan perubahan sesuai keputusan menteri tahun 2015 antara lain pada pasal 4, yang berbunyi: pembatas fisik pada perimeter untuk bandar udara domestik harus memenuhi standar keamanan dan persyaratan berupa pagar dengan dilengkapi  kawat berduri diatasnya, tidak ada celah dari bawah sampai atas untuk disusupi orang.


Salah satu keamanan yang harus dijaga dalam hal penerbangan yaitu pagar di kawasan bandara harus aman, karena pagar merupakan akses keamanan yang sangat dominan untuk membatasi ruang gerak dengan pihak luar. 


Namun apa jadinya jika kondisi keamanan pagar di kawasan bandara mopah merauke keamananya tidak tertata rapi. itu resikonya sangat membahayakan dalam  penerbangan nanti.

Dari pantauan dilokasi bandara nampak terlihat jelas dari sisi kiri ujung landasan pacu, pagar sudah rusak dan kawatnya sudah bolong. begitupula pagar keliling kawasan bandara sebagian sudah karatan dan kondisi pagar belum sepenuhnya dipasang pagar pengaman mengelilingi landasan pacu.


Terkait hal tersebut, kepala seksi teknik dan operasional Agus Kurniawan mengatakan bahwa, untuk pagar di kawasan bandara mopah masih ada kendala dengan warga terkait hak ulayat.


" Karena masih tersendatnya dan belum tuntas pembayaran hak ulayat tanah Bandara Kelas 1 Mopah Merauke, mengakibatkan sebagian lahan Bandara tersebut belum bisa dipagarkan, namun dari sisi aktivitas  penerbangan sehari hari masih aman, " ucap agus.


Untuk itu, sebagai sarana keselamatan penerbangan belum optimalnya pagar di karenakan masih ada permasalahan tanah yang belum tuntas, maka untuk sementara pengamanan dilakukan dengan raungan sirene. 


Terkait masalah tersebut, diharapkan agar fasilitasi yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke segera ada titik terang agar pengerjaan pagar demi kemanan bandara dapat dilakukan.

(OTN)

Iklan

iklan