Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Di Gorontalo Wanita tua ini diperlakukan tidak manusiawi

Republiknews
Jumat, 20 Agustus 2021, Agustus 20, 2021 WIB Last Updated 2021-08-22T03:32:20Z

  


Republiknews.com, Gorontalo. Seorang nenek diperlakukan sangat tidak terpuji oleh sejumlah orang yang menuduhnya penculik anak.


Ironisnya lagi, setelah tuduhan tanpa bukti itu, nenek ini kemudian diikat tangannya, sambil digiring lalu seseorang menarik kerudung penutup kepalanya dengan paksa.


Peristiwa ini, terjadi di Pasar Limboto, Gorontalo, pada jumat(20/0821), viral didunia maya setelah  peristiwa itu sengaja disebar luaskan lewat video.


Sejak awal ditangkap oleh warga, si nenek nampak enggan bersuara dan berdiam diri meski dihujani sejumlah pertanyaan dan tuduhan tanpa bukti dan alasan yang jelas.


Nampak dalam video itu, justru pertanyaan para warga dijawab oleh warga lainnya, seolah olah membenarkan atas tuduhan yang dilontarkan.


Belum sehari video itu beredar, kecaman keras terus berdatangan, berbalik menghujat orang orang yang ada di dalam video tersebut.


Netizen marah dan meminta pihak kepolisian mengusut dan menghukum orang orang yang terlibat dalam video tersebut karena telah membuat kebohongan terhadap publik.


Dalam sejumlah komentar di media sosial, warga net sangat berharap pihak kepolisian menangkap beberapa oknum yang telah bertindak diluar batas kewajaran terhadap seorang wanita yang telah berusia lanjut itu.


" Tolong di usut yah orang" yg terlibat dalam kekerasan video tsb. Khusunya ibu" yg menyebarkan hoax dalam bentuk rekaman live video tsb, kemudian orang yg menarik jilbab nenek ini dan seorang pria yg dengan biadabnya mengikat tangan korban tsb. TOLONG DI USUT TUNTAS." tulis Andri Daniel.


Bahkan, pemilik akun facebook "Lian Musa Lian" menjadi sorotan netizen karena turut memberi tuduhan palsu.


Saat ini, melalui postingan akun facebook Humas Polda Gorontalo, menyatakan " Perempuan yang sempat diperlakukan tidak manusiawi dan dituduh sebagai Gola (Penculik anak) kini mendapat pelayanan yang humanis oleh Polres Gorontalo dan mendapat observasi dari P2TP2A Kab. Gorontalo dan rencananya akan didatangkan Dokter kesehatan jiwa untuk memeriksa ybs.... Stop hoax dan jangan menjadi bagian dari penyebar hoax" (tzr)

Iklan

iklan