Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Gubernur Bersama Forkopimda Sulut Ikuti Pelepasan Ekspor di Kota Cakalang

Republiknews
Minggu, 15 Agustus 2021, Agustus 15, 2021 WIB Last Updated 2021-08-15T10:45:40Z


Republiknews.com – Manado, Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan Forkopimda Sulut lainnya, melakukan kunjungan ke Kota Bitung, Sabtu (14/08/2021).


Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Gerai Vaksin Merdeka Samrat, di area Pelabuhan Samudera Bitung.


Vaksinasi tersebut dilaksanakan oleh TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Bitung dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bitung.


Informasi diperoleh, jumlah penerima vaksin sebanyak 303 orang. Sedangkan Vaksinator berasal dari Puskesmas Girian 23 orang, Polres Bitung 3 orang, TNI 4 orang, serta STIKES Muhammadiyah Manado 10 orang.


Kemudian rombongan Forkopimda Sulut yang turut didampingi Forkopimda Kota Bitung, menuju Terminal Peti Kemas Bitung untuk mengikuti kegiatan berikutnya.


Yaitu, Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara Senilai 63,6 Miliar ke 14 Negara, oleh Presiden RI.


Sesaat sebelum acara pelepasan ekspor dimulai, Forkopimda meninjau display produk ekspor dan juga menyegel container ekspor.


Dilanjutkan dengan mengikuti video conference pelepasan ekspor yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dari Istana Bogor, Jawa Barat.


Pada kesempatan ini, Gubernur juga menyerahkan Sertifikat Ekspor kepada perwakilan Eksportir.


Setelah itu, rombongan Forkopimda meninjau KM Tatamailau yang dijadikan sebagai Rumah Sakit (RS) Terapung untuk isolasi terhadap pasien yang terpapar Covid-19.


Gubernur sesaat usai kegiatan, mengatakan, Pemerintah mendukung penuh para pelaku ekonomi di Sulut.


“Apalagi para petani, yang saat pandemi Covid-19 ini menyumbangkan pertumbuhan ekonomi di Sulut yang begitu baik,” ujarnya.


Dijelaskan Gubernur, komoditas baru yang diekspor di antaranya produk turunan dari kelapa.


“Yang biasanya cuma kopra, sekarang kita sudah memproduksi santan, nah ini suatu komoditas baru,” pungkasnya. (talia)

Iklan

iklan