Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Sebuah Truck Naas Nyaris Jungkir Balik

Republiknews
Rabu, 15 September 2021, September 15, 2021 WIB Last Updated 2021-09-16T06:10:31Z


Republiknews.com – Bitung, lagi-lagi kecelakan terjadi akibat Kelebihan muatan, kali ini menimpa sebuah truck yang melewati jalan tanjakan tepatnya berada didepan BLK Jalan 46, dengan kelebihan muatan (ODOL). Kamis (16/9/2021).


Pada rabu siang, Sekitar pukul 12.00 wita, truck Dyna dengan no.pol. 8427 LG melaju di tanjakan depan BLK jalan 46, beruntung saat itu cuaca agak mendung, sehingga kendaraan yang lalu -lalang terpantau kurang, saat itulah truck naas tersebut mengalami kecelakaan, tepat ditengah tanjakan kendaraannya terangkat bagian depan dikarenakan muatan yang sangat berat tertumpuk dibelakang.


Hampir satu jam jalur tersebut mengalami kemacetan, sementara saat itu sopirnya masih berada didalam mobil, tidak bisa turun. Tidak lama kemudian petugas keamanan sudah berada dilokasi kejadian, dan langsung mengevakuasi kendaraan tersebut.


“ untung saja tidak ada kendaraan dibelakangnya, sehingga tidak terjadi korban jiwa.” Kata satpol PP yang pada saat itu berada dilokasi kejadian. 


Lebih lanjut dia mengatakan para sopir tersebut sebetulnya sudah mengetahui kalau muatannya melebihi kapasitas (ODOL), sehingga mereka mengambil jalan pintas.


“ Ini akibatnya kalau mau lari Jalan, menghindari jembatan timbang”. Kata dia.


Ditempat berbeda, Koordinator (Korsatpel) BPTD Sulut, Revri Jusuf Sjamsudin saat dikonfirmasi oleh awak media, menghimbau kepada para pengendara, agar sekiranya jangan takut untuk masuk jembatan Timbangan. 


“ Kami Menghimbau agar para sopir yang membawa kendaraan dengan muatannya, tidak usah perlu takut untuk memasuki Jembatan Timbangan, kan tidak dipungut biaya, hal tersebut sebetulnya untuk keselamatan mereka juga.” Pungkas Korsatpel UPPKB Wangurer tersebut.


Lebih lanjut Revri mengatakan, para sopir takut kalau barang muatannya akan diturunkan apabila kelebihan muatan.


“ memang resikonya seperti itu, bila sekiranya kendaraan mereka melebihi daya angkutnya, maka harus diturunkan, karena pada dasarnya Kami juga sayang terhadap mereka, serta Infrastruktur jalan yang sudah dibangun oleh pemerintah, sekiranya, dilalui kendaraan dengan Over Kapasitas (ODOL) pasti jalannya tidak akan bertahan lama, dan yang terpenting adalah keselamatan dari para sopir tersebut.” Papar Revri. 


Korsatpel UPPKB Wangurer Bitung berharap agar para sopir lebih sadar lagi dalam berkendara, sehingga keselamatan menjadi hal penting ketika berada dijalanan. (talia)

Iklan

iklan