Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Ahmad Sholeh : RA Al-Quran 1 Inaton menjadi satu-satunya sekolah koordinator program Semai Benih Bangsa (SBB)

Republiknews
Kamis, 28 Oktober 2021, Oktober 28, 2021 WIB Last Updated 2021-10-29T05:11:44Z


Republiknews.com – Boltim, bertempat di Goba’ Molunow, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bolaang Mongondow Timur, Ahmad Sholeh, S.Pd, M.Pd, membuka secara resmi Pelatihan Program Semai Benih Bangsa (SBB) yang dimotori oleh Raudhatul Athfal (RA) Al Qur'an 1 Inaton. Kegiatan yang dilakukan pada Rabu (27/10) ini terlaksana karena prestasi RA Al Qur'an 1 Inaton sebagai satu-satunya sekolah Koordinator program semai bangsa di Boltim yang dilaksanakan oleh Indonesia Heritage Foundation Jakarta, setelah menyisihkan ratusan RA/TK se-Indonesia. Jumat (29/10/2021).


Kepala Kemenag Ahmad Sholeh dalam sambutannya mengatakan tugas dari koordinator ialah membina sekolah yang lain menjadi berkarakter sesuai dengan model pendidikan holistik.


“Alhamdulillah, RA Al-Quran 1 Inaton menjadi satu-satunya sekolah koordinator program Semai Benih Bangsa (SBB), maka tugas sekolah koordinator adalah membina sekolah sekitar untuk menjadi sekolah yang berkarakter,” kata Ahmad.


Di samping itu, menurut Ahmad, Guru TK/RA harus bahagia dulu sebelum mengajar di kelas. Guru harus memperbanyak pengetahuan dan wawasan agar selalu terupdate.


“Guru harus selalu bahagia sebelum masuk kelas, apalagi mengajar pada lembaga TK/RA. Juga sebelum memasuki tahun ajaran baru, guru sudah selesai dalam perencanaan pembelajaran,” ujarnya.


Dalam sambutannya terakhir, Kakankemenag mengaku bersyukur atas prestasi RA Al-Quran Inaton yang menjadi sekolah koordinator program Semai Benih Bangsa. “Saya sangat bangga dengan prestasi Al-Quran 1 Inaton. Hanya ada dua sekolah koordinator di Sulawesi Utara. Satu di Boltim (RA Al-Quran 1 Inaton) dan satunya lagi TK di Tomohon,” ungkap Ahmad.


Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kankemenag Boltim, Ahmad Sholeh M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Boltim, Yusri Damopolii S.Pd, MM, Plt Kepala Seksi Pendis Abdul Syukur S.Pd, Pengawas Madrasah Boltim dan peserta pelatihan. Sumber kemenag. (talia).

Iklan

iklan