Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Istri Kekantor Ingin Jumpa, Anggota DPRD Kota Bitung Ambil Langkah Seribu Ada Apa ?....

Republiknews
Senin, 15 November 2021, November 15, 2021 WIB Last Updated 2021-11-16T05:36:21Z


Republiknews, Bitung-  Kejadian janggal terjadi di kantor DPRD kota Bitung, Sulawesi Utara. Seorang anggota DPRD justru melarikan diri saat sang istri hendak menjumpainya di kantor.


Pemandangan ganjil tersebut terjadi pada, Senin tanggal 15 November 2021 di Gedung DPRD kota Bitung. 


Dari penyampaian staf dan sejumlah THL , ada seorang perempuan yang mengaku bernama Vivi Angela istri dari salah satu anggota DPRD berinisial H, menunggu suaminya dari pagi hari di lobi Gedung A di kantor DPRD Bitung Sulawesi Utara. 


kedatangan istri H  tersebut bukan baru kali pertama tapi sudah sering datang namun tidak pernah bertemu.



"Kebetulan saudara H, pagi  ini masuk sebagai salah satu Pansus anggota DPRD sehingga pihaknya langsung mengecek ketika ada yang datang mencari, ujar salah satu staf.


 "Anehnya saat sang istri  melihat  keberadaan H,  terlihat  anggota DPRD Bitung tersebut langsung tumingkas alias lari keluar kantor dan dikejar oleh sang istri, namun sayang, langkah Vivi kalah cepat dengan sang suami ", tutur sejumlah staf dan THL yang ditemui wartawan. 


Menurut informasi para staf, kedatangan Vivi Angela di Gedung Wakil Rakyat tersebut bertujuan untuk menemui suaminya yang sudah tujuh bulan tidak menafkahinya.

 

Merasa kesal tidak bisa ketemu dengan sang suami, Vivi Angela kemudian menemui Badan Kehormatan (BK) DPRD dan terima Wakil Ketua BK DPRD Kota Bitung, Erauw Sondkh.


Vivi mengaku, dirinya datang mencari HA dan menyampaikan  ke BK, dengan tujuan  hanya untuk meminta biaya dua anaknya yang sudah ditelantarkan selama tujuh bulan.


"Saya cuma minta biaya itu, tapi kenapa dia lari dan tidak mau bertemu. Ada apa?," Saya tidak habis pikir," ungkapnya penuh kekecewaan.


Sementara itu, Wakil Ketua BK DPRD Kota Bitung membenarkan jika dirinya telah menerima pengaduan istri HA secara lisan.


“Ia tadi saya sudah menerima. Nantinya kita akan minta surat secara tertulis baru kita akan panggil yang bersangkutan,” terang Erauw kepada awak media. (**)

Iklan

iklan