Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Olahraga Indonesia Kembali Dirundung Duka, Mantan Srikandi Panahan Leane Suniar Tiada

Republiknews
Minggu, 21 November 2021, November 21, 2021 WIB Last Updated 2021-11-22T02:53:38Z


Republiknews.com – Jakarta, Belum kering kuburan mantan Srikandi bulutangkis Indonesia Verawaty Fajrin, olahraga Indonesia kembali dirundung duka.


Mantan Srikandi panahan Indonesia era 1960-an, dokter Leane Suniar meninggal pada har Minggu (21/11/2021) pukul’ 22.15 Wib di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.


Almarhumah yang meninggal diusia 73 itu sudah lama menderita penyakit kanker.

Jenazah Almarhumah kini disemayamkan di Rumah Duka RSPAD sebelum diterbangkan ke Medan, Sumatera Utara.


Almarhumah Leane Suniar akan dimakamkan di kampung halamannya Tarutung, Sumatera Utara.


Sebagai atlet panahan, sederet prestasi sudah diukir almarhumah Leane diantaranya adalah medali emas SEA Games 1977 Kualu Lumpur Malaysia, SEA Games 1979 Jakarta, medali perunggu Asian Games 1962 Jakarta dan Asian Games 1978 Bangkok.


Almarhumah juga pernah tampil di dua Olimpiade yakni Munchen Jerman Barat 1972 dan Montreal Kanada 1976.


Almarhumah Leane menjjad pelatih timnas sejak 1985 hingga 1993. Ia juga pernah menjadi pengurus Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), KONI Pusat.Bahkan hingga akhir khayatnya masih menjadi pengurus National Olympic Committe (NOC)/Komite Olimpiade Indonesia (KOI).


Selain sukses sebagai atlet, Leane Suniar juga berhasil dibidang pendidikan.


Bermodalkan sebagai Dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) almarhumah sudah tidak terhitung menjadi Koordinator Tim Medis Kontingen Indonesia di setiap ajang multi event internasional seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.


Selamat jalan Leane Suniar, jasa dan pengabdianmu di dunia olahraga akan selalu dikenang oleh Bangsa ini. (TOR-08/talia).

Iklan

iklan