Iklan

Iklan

,

Iklan


BBPOM Manado Gelar Rapat Evaluasi Daerah Tingkatkan Evektivitas Pengawasan Obat dan Makanan

Republiknews
Rabu, 08 Desember 2021, Desember 08, 2021 WIB Last Updated 2021-12-09T03:01:07Z


Republiknews.com – Manado, Balai besar POM Manado gelar Rapat Evaluasi Daerah bersama Pemerintah Provinsi dan 13 Kabupaten/Kota se- Sulawesi Utara bertempat di Hotel Arya duta Manado, Kamis (09/12/2021).


Kegiatan yang dilakukan pada 1-3 Desember 2021 tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Asiano Gemmy Kawatu diikuti oleh 165 peserta. mewakili lintas sektor diwilayah kerja Balai Besar POM Manado antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas PTSP, Kantor Kementerian Agama dan IAI Provinsi Sulawesi Utara serta Kabupaten Kota di Sulawesi Utara Dengan menerapkan protokol Kesehatan yang ketat. 


Selain itu juga diundang lintas sektor yang diintervensi pada program priotitas nasional yaitu sekolah, desa, serta pasar di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Kepulauan Sangihe. 


Rapat evaluasi tersebut bertujuan membahas pelaksanaan program kegiatan pengawasan obat dan makan di Daerah, serta peningkatan komitmen pemerintah Daerah serta stakeholder dalam implementasi terhadap Inpres No 3 tahun 2017.


Rapat Evaluasi Daerah kali ini dengan mengusung tema “Melalui kolaborasi dan sinergisme kegiatan sebagai upaya peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan dan peningkatan daya saing produk UMKM di Provinsi Sulawesi Utara”.


Kepala BBPOM Manado, mengatakan, bahwa rapat ini membahas tentang kinerja selama ini dalam fungsi utama pengawasan obat dan makanan. 


"Kita melihat sejauh mana kinerja yang sudah kita capai, dengan data dan hasil pengawasan didiskusikan, kedepannya mau buat apa, jangan sampai kemudian ketemu lagi dengan masalah yang sama.” Tandasnya.


Lebih lanjut Dra. Hariani, Apt mengatakan harus ada perbaikan sesuai regulasi serta perizinan.


“Harus ada perbaikan sesuai dengan regulasi, karena perizinan tertentu ada di pemerintah daerah, jadi jika BBPOM menemukan masalah kemudian merekomendasikan tindak lanjut, maka yang mengawal tindak lanjutnya adalah Pemda” pungkasnya.


Dalam kegiatan ini BBPOM Manado menjabarkan hasil Kinerja Pengawasan Obat dan Makanan di Wilayah Sulawesi Utara, Evaluasi Program Prioritas Nasional, Kinerja Hasil Pengawasan dan Kinerja Penindakan, serta Evaluasi Realisasi Dana Alokasi Khusus. Seperti dilansir dari bbpom manado.   


Selain itu, juga disampaikan materi tentang Dukungan Pemerintah daerah Propinsi Sulawesi Utara dalam Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan oleh BAPPEDA Sulawesi Utara dan materi terkait Program Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya melindungi masyarakat terhadap penggunaan obat dan makanan yang substandard oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.


“Dari rapat evaluasi diharapkan, nantinya masing-masing pihak bisa memultiplikasi kegiatan yang dilakukan, karena tak bisa setiap tahun datang ke lokus yang sama, tetapi BBPOM tetap lakukan sampai lima tahun dan intervensi jika masih ada yang kurang,”ungkapnya. (talia)

Iklan