Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Polres Tulang Bawang Barat kembali Ungkap kasus perkara pencurian dan pengrusakan spesialis Tower Telekomunikasi

Republiknews
Kamis, 30 Desember 2021, Desember 30, 2021 WIB Last Updated 2021-12-30T16:09:39Z


Republik News, Tuba barat- Tekab 308 Satuan Reserse Kriminal  Polres Tulang Bawang Barat pada hari selasa tanggal 28 Desember 2021 kembali ungkap kasus pencurian dan pengrusakan Spesialis tower Telekomunikasi.


Pelaku yang berhasil diamankan yaitu Ry (35) warga tiyuh karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik Kab Tulang Bawang Barat.  Ry ditangkap dari hasil pengembangan terduga pelaku sebelumnya yaitu PR als (Krm ) dalam Kasus tindak Pidana pencurian dengan pemberatan.


Dasar penangkapan Laporan Polisi Nomor : LP/B-451/XII/2021/POLDA LAMPUNG/RES TUBABA, Tanggal 15 Desember 2021 Tkp di  Tower LATB 0004@KARTA yang beralamatkan di Tiyuh Karta Kec. Tulang Bawang Udik Kab.Tulang Bawang Barat.


Kapolres Tubaba, AKBP Sunhot P Silalahi S.I.K. M.M diwakili Kasat Reskrim, AKP Fredy Aprisa Putra Parina S.H .M.H mengatakan Setelah dilakukan pengembangan yang bersangkutan Pr als Krm menjelaskan bahwa dia juga pernah menyuruh Pelaku RY untuk melakukan pengrusakan tower XL tersebut bersama dengan Sdr. DD ( Dpo ) yang menyebabkan kerusakan fisik dan tidak beroperasinya tower telekomunikasi di  Tower LATB 0004@KARTA yang beralamatkan di Tiyuh Karta Kec. Tulang Bawang Udik Kab.Tulang Bawang Barat.


Lanjut  Freddy, kronologis kejadian tersebut, pada tanggal 11 Desember 2021 sekira pukul 08.30 wib TEAM XL yang bernama ARDI datang ke Tower LATB 0004@KARTA yang beralamatkan di Tiyuh Karta Kec. Tulang Bawang Udik Kab.Tulang Bawang Barat untuk melakukan pengecekan dikarenakan BTS / Perangkat seluler jaringan mati. 


Sesampainya di lokasi, saudara ARDI di datangi oleh 1 ( satu ) orang laki laki yang mengaku adalah warga setempat, setelah itu orang tersebut tidak mengijinkan saudara Ardi untuk masuk ke tower tersebut kemudian orang tersebut menyerahkan Proposal lomba untuk di cairkan jika tidak tidak di cairkan tidak bisa beraktifitas di tower tersebut. 


Kemudian setelah itu, Ardi memberitahu kepada pihak PT Solusi Tunas Pratama Terbuka yang berwenang memiliki tower, bahwasanya jika ada 1 ( satu ) orang laki laki yang mengaku sebagai  warga setempat, meminta untuk mencairkan Proposal lomba, jika tidak, tidak ada yang bisa beraktifitas di tower tersebut. 


Setelah itu pelapor selaku pegawai dari PT Solusi Tunas Pratama Terbuka mengechek cctv apakah ada masalah dan setelah di lihat dan di teliti cctv tersebut pada hari Jumat 10 Desember 2021 sekira pukul 13.58 wib pelapor melihat 1 ( satu ) orang laki laki yang tidak dikenali,  merusak pagar tower dengan cara mendongkel memakai besi. 


Pria tidak dikenal itu, kemudian masuk ke area tower dan merusak gembok box kwh dengan cara di pukul menggunakan palu. Setelah box terbuka dia lalu merusak mcb dengan menggunakan lem cina, setelah mcb mati, cctv pun otomatis ikut  mati. 


Usai melihat rekaman cctv tersebut, pelapor menelphone penjaga / pemegang kunci tower tersebut yang bernama Nawawi untuk menyuruhnya melakukan pengechekan tower. 


Setelah dilakukan pengecekan, oleh Nawawi mendapati  pagar tower, gembok kwh, 2 ( dua ) unit cctv, dan mcb  telah di rusak.  setelah itu pelapor melaporkan kejadian tersebut ke atasan  yang bernama Renalsi dan Ulul Azmi dan setelah itu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulang Bawang Barat.


Menurut pengakuan pelaku Ry, bahwa dia disuruh oleh pelaku an. PR Alias Krm bersama DD (Dpo ) untuk melakukan pengrusakan tower XL milik PT Solusi Tunas Pratama yang berada di tiyuh Karta.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa 1 (satu) Unit sepeda motor merk Honda scopy warna abu-abu, Kotak Lem Cina, KWH dan MCB milikTower LATB 0004@KARTA yang beralamatkan di Tiyuh Karta Kec. Tulang Bawang Udik Kab.Tulang Bawang Barat


Akibat kejadian tersebut Perusahaan PT. XL mengalami kerugian  perangkat XL mati sehingga terputusnya signal di area Karta dan sekitarnya, cctv rusak sehingga tidak dapat memonitoring kondisi tower, dikenakan denda , kerugian uang ditafsir sekira kurang lebih 15.000.000 ( lima belas juta rupiah )


Kasat Reskrim Porles Tubaba, AKP Fredy Aprisa Putra Parina S.H .M.H mengatakan, pelaku saat ini diamankan dan dimintai keterangan di Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat untuk dilakukan penyidikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. 


 " Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 55 jo Pasal 38 Undang-undang No 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi atau Pasal 170 Ayat (1) KUHP atau Pasal 406 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP " tutup Fredy. (Rasyid)

Iklan

iklan