Iklan

Iklan

,

Iklan

Dengan SNI 9042: 2021 CHSE Pemkab Minut Jamin Wisatawan

Republiknews
Sabtu, 30 Juli 2022, Juli 30, 2022 WIB Last Updated 2022-07-31T04:44:09Z


Republiknews.com – Minut, Pengembangan Pariwisata di Destinasi Super Prioritas Likupang mendapatkan Dukungan serta apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI terhadap Pemerintah Kab. Minahasa Utara dan Lembaga perbankan, Sabtu (30/7/22).


Hal tersebut ditanggapi langsung oleh Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda SE., M.AP dalam sambutannya kepada pihak perbankan.


“atas nama pemerintah, menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada kemenpar dan perbankan yang sudah luar biasa membantu masyarakat Minahasa Utara di berbagai sektor sehingga target pariwisata berkelanjutan bisa dirasakan langsung masyarakat Minahasa Utara.” Ujara Bupati.


Ditempat yang sama Menteri Pariwisata dan Ekraf Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutanya menyampaikan kegiatan di pulisan ini merupakan momen kebangkitan Parekraf, dukungan terhadap pariwisata likupang ditandai dengan banyaknya investor yang mau berinvestasi di Likupang, padahal ditengah-tengah pandemi, salah satunya  hotel bintang 5 pertama di Sulawesi  Utara yaitu Hotel Merriot di Desa Paputungan yang sebentar lagi akan dibuka.


Apresiasi sekali lagi disampaikan kepada pihak perbankan karena ada Kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor Parekraf  kepada 3,4 juta pelaku pariwisata dengan total nilai 129 triliun rupiah, untuk DSP likupang, 816 ribu debitur dan totalnya 33 triliun rupiah.


Menpar juga mengucapakan terima kasih kepada PT.SMF, yang juga akan memberikan batuan renovasi dan rumah baru untuk home stay, jadi hari ini 700 juta rupiah digelontarkan, menpar mengajak lembaga keuangan untuk berkolaborasi dengan  UMKM karna UMKM lah yang menciptakan 97% lapangan pekerjaan di Indonesia.


berharap seluruh pelaku usaha wisata di Desa wisata pulisan Kabupaten Minahasa Utara segera menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9042: 2021 tentang Kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan CHSE.


"Sertifikasi SNI ini dibutuhkan agar wisatawan terjamin, terutama dari sisi keselamatan dan kesehatannnya," ujar Menpar. 


Dalam praktiknya, SNI 9042: 2021 CHSE mampu memberikan kepastian mengenai kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan tempat penyelenggaraan dan pendukung kegiatan pariwisata.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Nur Asia Aziz Uno, Hengki H.P. Manurung Deputi bidang industri dan investasi Parekraf, BSNI, Kadispar Provinsi, Vera Sianpar Direktur PT. global Inspeksi Sertigikasi (GIS), Arly Diana Putri, Corporate Communication Manager PT. KAO Indonesia, Taufik Istiglal, Pengembang Website CHSE dan Pemdes Pulisan. (talia)

Iklan


Iklan


iklan