Iklan

Iklan

,

Iklan


Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan Secara Resmi Membuka Kegiatan BIMTEK Bagi Perangkat Gampong dan BUMG Se- Aceh Timur

Republiknews
Rabu, 20 Juli 2022, Juli 20, 2022 WIB Last Updated 2022-07-21T06:21:23Z


Republiknews.com, Aceh Timur - 

MEDAN | Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan,  Ir. Hj. Emilia Lubis, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis  (BIMTEK) Peningkatan Ketahanan Pangan Bagi Perangkat Gampong dan Pengurus BUMG Se- Kabupaten Aceh Timur, yang berlangsung di aula hotel Grand Kanaya, Kota Medan, Kamis (21/07/2022).


Dalam kesempatan itu, Hj. Emilia yang hadir didampingi oleh Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP, M.Si, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, juga menyampaikan betapa pentingnya persoalan pangan bagi masyarakat di suatu wilayah. Peningkatan ketahanan pangan sejak dari gampong merupakan persoalan mendasar yang mesti terus ditingkatkan, "Seperti yang sedang kita alami bersama sejak setahun ini, bahwa meroketnya harga cabai di pasaran mencapai seratus ribu rupiah per kilogramnya, tentu hal ini sangat meresahkan masyarakat, hingga harus segera diatasi dengan solusi yang tepat agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan kebutuhan pokok secara mudah" ujarnya.


Ditambahkannya, karena persoalan pangan ini begitu penting, makanya Presiden Jokowi bahkan telah membentuk Badan Pangan Nasional yang selevel dengan Kementerian agar persoalan pangan dapat ditangani secara serius.


Kegiatan BIMTEK tersebut dilaksanakan oleh lembaga LOPMMI dari Aceh, dan diikuti oleh seluruh perangkat gampong dan pengurus BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) yang ada dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, dan berlangsung selama 4 (empat) hari sejak tanggal 20 s/d 23 Juli 2022, bertempat di Aula Hotel Grand Kanaya, Medan


Agar berkualitas dan dapat memberikan ilmu baru bagi perangkat gampong dan pengurus BUMG di Aceh Timur, panitia pelaksana juga menghadirkan para pemateri dan motivator handal, yaitu Yani Setyadiningrat, S.Sos, MM, Sekdes Desa Panggok, Kabupaten Klaten, propinsi Jawa Tengah, yang merupakan salah satu desa terkaya di Indonesia karena memiliki BUMDes dengan pendapatan 14 miliar rupiah per tahun. Desa Ponggok juga merupakan desa percontohan nasional yang menjadi rujukan keberhasilan dalam pengelolaan BUMDes.


Adapun materi lain, yaitu bagaimana strategi yang tepat dalam memilih usaha yang akan dikelola oleh BUMG, serta tatacara Pendaftaran Badan Hukum BUMG, akan dipaparkan secara gamblang oleh Ir. Supono, yang merupakan Direktur BUMDes Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.


Sedangkan di hari Jum'at (23/7) direncanakan akan diisi oleh pemateri lain, yaitu M Al Farabi, SKM, yang merupakan Founder Aceh Hidroponik, dengan materi dan prakek langsung bagaimana "Memanfaatkan Pekarangan Lahan untuk Bercocok Tanam dengan Menggunakan Metode Hidroponik".


Masih di hari yang sama, para peserta juga akan dibekali dengan ketrampilan Pelatihan dan Praktek BUDIKDAMBER (Budi Daya Ikan Dalam Ember), yang akan dibimbing oleh Surya Afandi, salah seorang penggiat ketahanan pangan.


Rbn 86

Iklan