Iklan

Iklan

,

Iklan


Nyawa Guru di Manggarai Hampir Melayang Akibat di Bacok Tetangga Sendiri

Republiknews
Selasa, 26 Juli 2022, Juli 26, 2022 WIB Last Updated 2022-07-26T08:55:54Z


Ruteng, RepublikNews – Seorang pria berinisial WR (43) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penganiayaan oleh NA (70) yang merupakan tetangganya sendiri.


WR merupakan seorang guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) II Cibal, yang sama-sama dengan pelaku NA berdomisili di Peso, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal.


Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marten, melalui Paur Humas Ipda Made Budiarsa menjelaskan, peristiwa tersebut dilakukan pelaku NA persis di depan rumah korban WR, pada Senin 25 Juli 2022, sekitar pukul 22:10 Wita.


“Pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam (parang) yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri atas,” ujarnya melalui rilis yang diterima RepublikNews, Selasa (26/7/2022).


Pada pukul 19:00 Wita, anak dari korban atas nama Freis Muncen sedang mengiris buah labu menggunakan parang di rumahnya yang berjarak kurang lebih 40 meter.


“Karena merasa terganggu dengan bunyi ketukan parang tersebut, pelaku langsung berteriak memarahi dan memaki anak dari korban,”terang Ipda Made.


Lantara ridak terima anaknya dimaki, istri korban pun sontak merespons pelaku dengan makian. 


Kemudian sekitar pukul 22:00 Wita, Ferdinandus Jehuti yang mendengar makian tersebut langsung memberitahukan korban bahwa ia mendengar pelaku memaki istri korban.


Mendengar penyampaian itu, korban langsung menuju depan rumahnya dan langsung berteriak ke arah rumah pelaku “Hei  kau mau apa? Selama ini saya sudah bersabar dengan perbuatanmu”.


Mendengar perkataan korban, pelaku yang datang dari rumahnya membawa sebilah parang menuju ke arah korban dan langsung membacok korban hingga jatuh ke tanah.


Mendengar keributan di luar rumahnya, istri korban langsung keluar dan memanggil korban agar cepat masuk ke dalam rumah dan cepat menutup pintu.


“Melihat korban sudah terluka, istri korban berteriak memanggil bantuan warga sekitar. Sementara pelaku sudah melarikan diri, selanjutnya warga langsung membawa korban ke Puskesmas Pagal,” Terangnya.


Akibat kejadian tersebut, ujar Made Budiarsa, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri atas. 


“Selain itu, pada jari telunjuk tangan bagian kiri mengalami patah dan jari tengah tangan kiri mengalami luka robek. Kemudian luka robek pada bagian rusuk bagian kiri,” pungkasnya.


Setelah dilakukan penindakan oleh petugas medis Puskesmas Pagal, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr. Ben Mboi Ruteng yang didampingi oleh tenaga medis dan keluarga korban. 


“Pukul 03.00 Wita, pelaku berhasil diamankan oleh personil Polsek Cibal yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cibal Ipda Bagus Suhartono,” tutupnya.


Ssaat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Cibal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



Nestor Madi

Iklan