Iklan

Iklan

,

Iklan

ANAK NEGERI YANG TERMARJINALKAN (ELPAPUTIH GUNUNG) WAJAH PEMBANGUNAN YANG MERESAHKAN

Republiknews
Selasa, 16 Agustus 2022, Agustus 16, 2022 WIB Last Updated 2022-08-17T07:29:30Z


RepublikNews.Com, SBB  - 17 Agustus 2022, Merdeka hanya milik mereka bukan milik kami. Sejak hari ini, kita hanya perlu menghitung hari Negara ini telah berumur 77 tahun, usia dimana Negara sudah sangat matang dalam berbagai aspek pembangunan namun kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan fenomena. 


Naasnya pegunungan Elpaputih masih terisolir dari kata merdeka hampir 2 dekade menjadi bagian dari Kabupaten Seram Bagian Barat,


 Elpaputih Gunung nyaris mendapat kue pembangunan, padahal jarak antara Ibu Kota Kabupaten dengan Kecamatan Elpaputih kira-kira 138 km2. 


Sumber daya alam yang sangat melimpah dari hasil perikanan dan pertanian, tetapi hak-hak kostitusional tidak terpenuhi sama sekali, padahal Elpaputih gunung adalah bagian integral dari Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Indonesia.


Ancaman peminggiran orang-orang Elpaputih gunung selalu datang dari lambatnya respon dan perhatian pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat yang kerap menganggap sepele persoalan kemanusian di tempat ini, 


seperti lambatnya pertolongan kepada warga yang sakit karena akses layanan kesehatan yang buruk, pendidikan yang tidak merata dan Tidak heran jika angka kematian ibu tertinggi pada saat melahirkan, 


" Bayi yang meninggal pada saat lahir dan bayi yang lahirnya cacat dikarenakan kurangnya gizi dan aspek pelayanan kesehatan sangat minim, jika ini di biarkan maka akan mengakibatkan ancaman kepada masyarakat", kata aktivis lingkungan, Apriliska Lattu Titahena.


Situasi elpaputih gunung hari ini sangat membutuhkan kepekaan tinggi dari berbagai elemen masyarakat. 


Hari ini saja, akses perputaran ekonomi ditempat ini berpotensi terputus karena akses infrastruktur jalan yang putus. 


" Akses jalan menuju wilayah pegunungan Elpaputih tidak dalam keadaan baik-baik saja. Kondisi ini sangat menghambat segala aktivitas masyarakat"  ujarnya.


Foto-foto  jalan rusak yang terabadikan ini, menunjukan ketidakseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.


" Jalan penghubung Elpaputih gunung ini sudah menjadi impian rakyat sejak lama. Jika tidak segera ditanggapi, segala bentuk layanan public tidak mungkin terlaksana dengan baik". ujar aktivis lingkungan. 


Pengambil kebijakan di Daerah ini harus secepatnya bangun dari tidur panjang untuk memberikan sentuhan dan jaminan kepastian,


corong suara rakyat diparlemen ruangan alias Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dipilih pun tidak boleh apatis dan tutup mata. 


Akses infrastruktur jalan sudah harus diberi kejelasan status. Mari bekerja sama untuk mendorong serta mengawal jeritan hati rakyat Elpaputih gunung agar mereka juga merasakan kemerdekaan di Negara merdeka ini.

Wartawan republiknews;

Dewi

Adv 1

 


Adv ll


 

Adv lll