Iklan

Iklan

,

Iklan

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar Desa Stastik

Republiknews
Rabu, 31 Agustus 2022, Agustus 31, 2022 WIB Last Updated 2022-08-31T14:23:46Z


MUSI RAWAS,Republiknews.com – Pemerintah Kabupaten Musi rawas mengelar kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (CANTIK),tingkat Kabupaten yang diselenggarakan pada hari ini Rabu (31/8) bertempat di auditorium Pemkab Mura.

 

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Mura Hj Suwarti,Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (sum-sel)Dr , Ir Zulkifli M,si serta diikuti seluruh jajaran OPD,Badan,Camat hingga Kepala Desa (Kades).


Wakil Bupati Kabupaten Mura Hj Suwarti mengucapkan selamat datang kepala BPS provinsi Sumatera Selatan Sum-Sel Bapak Dr , Ir Zulkifli M,si di bumi Serasan sekentenan yang kita cintai ini.

 

Perlu diketahui bahwa saat ini data statistik merupakan salah satu bagian yang tidak bisah terpisahkan dalam proses pembangunan.

 

Oleh sebab itu sangat dibutuhkan data yang valid dan akurat,sebagai dasar penyusunan maupun perencanaan dalam mengambil keputusan yang tepat.

 

” Sehingga monetoring dan evaluasi kebijakan di seluruh aspek pemerintah dapat kita simpulkan bahwa data yang valid merupakan kunci kesuksesan utama dalam pembangunan,”ucap Wabup.

 

Hj Suwarti menjelaskan digelarnya kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (CANTIK) tingkat Kabupaten ini berdasarkan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Presiden (Pepres) nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia.

 

Yang bertujuan supaya dapat menempatkan Desa, Kelurahan sebagai suatu wilayah yang kecil memengang peranan penting dalam pembangunan.

 

” Maka dari itu Pemerintah Desa dan Kelurahan dituntut untuk mampu menyelenggarakan kegiatan stasistik dalam wilayah masing-masing,”jelas Wabup.

 

Ia juga menerangkan diselenggarakan kegiatan ini guna mendukung penguatan tata kelola pemerintahan,di tingkat Desa maupun Kelurahan sekaligus peningkatan pembangunan Desa hingga Kelurahan itu sendiri.

 

Sebab saat ini pembangunan mulai bergeser tidak hanya di sentra kegiatan ekonomi ,akan tetapi juga menyasar kepada Desa sebagai penopang ekonomi.


” Selain itu juga Desa bukan lagi sebagai objek pembangunan melainkan sudah menjadi subjek dan ujung tombak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,”terang Wabup.

 

Dia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hal tersebut maka diharapkan kebijakan pembangunan desa,dapat lebih tepat sasaran yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dengan landasan data yang lengkap dan akurat.

 

Begitu juga untuk mencapai tujuan dalam pembangunan berkelanjutan,desa berkontribusi sebesar 74 persentase dengan demikian menunjukkan bahwa peran desa sangat menjadi dominan dalam pencapaian SDGs.

 

Selanjutnya dengan telah diterbitkannya surat edaran Gubernur provinsi Sumatera Selatan nomor 140/0752/Bappeda-III/2022 tanggal 16 Maret 2022 tentang pembentukan Desa dan Kelurahan cinta Stasistik.se Sumatera Selatan.

 

Yang mana bertujuan untuk mengetaskan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting perlu didukung dengan sistem manajemen data yang terpadu sampai ketingkat Desa dan Kelurahan.

 

Oleh karena itu,saya selaku Wakil Bupati Kabupaten Mura menghimbau bagi seluruh Desa dan Kelurahan se Kabupaten Mura.

 

Agar menjadi Desa dan Kelurahan yang cinta stasistik dengan membentuk agen-agen stasistik di setiap Desa hingga Kelurahan.

 

” Karena program Desa dan Kelurahan cantik juga sebagai bentuk sinergiritas dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP),”pungkas Wabup.

 

Wakil Bupati Mura juga mengajak agar dapat menjalin kerjasama serta koordinasi yang baik berkelanjutan,antara pemerintah daerah terutama bagi pemerintah desa itu sendiri.


Dengan mengandeng DPMD,Diskominfo,Bappeda,Dinas Sosial,Dinas Ketahanan Pangan,Badan Keluarga Berencana,hingga OPD terkait lainnya.


Dalam rangka Melakukan pembinaan dan pengembangan program Desa Cantik yang diikuti 186 Desa dan 13 Kelurahan se Kabupaten Mura.

 

” Dengan harapan pemahaman stasistik oleh aparat maupun perangkat Desa menjadi lebih baik lagi, sehingga dapat mengelolah data desa untuk pembangunan desa yang lebih tepat dan berkelanjutan menjadi Mura Mantab berbasis data". 



(Hanapi)

Adv 1

 


Adv ll


 

Adv lll