Iklan

 


Iklan

 


,

Iklan

Akhirnya Suami korban Penganiayaan Melaporkan RS Oknum Camat Ke Polres Aceh Timur

Republiknews
Kamis, 12 Januari 2023, Januari 12, 2023 WIB Last Updated 2023-01-12T11:34:51Z


Republiknews.com, Aceh Timur - Suami korban penganiayaan Lapor RS Oknum camat Yang diduga melakukan Tindak Kekerasan terhadap istri dan kakak iparnya, kejadian tersebut terjadi hari selasa tanggal 3 Januari 2023 pada pukul -+ 18:00 wib di Dusun jumpa gampong Snb. Aceh kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur, hari ini Kamis 12 Januari 2023


hal ini di ungkapkan oleh suami korban Muzammil 36 tahun dan istrinya Febiazui Khairani 32 tahun dan sepupu  iparnya Nurmala Hayati 32 tahun kepada media di kediaman rumahnya mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal datangnya RS oknum camat, kerumah dan langsung cekcok dengan istrinya Febi, RS dengan marah marah dengan segala caci maki  mengatakan bahwa apa tanah tersebut milik Ibu mu,kenapa menebang pohon


sawit,Febi menjawab bahwa saya disuruh oleh Ibu saya,untuk membangun rumah tambahan kebelakang,padahal sebelumnya dua hari sebelum kejadian saya Febi sudah menelfon dan mengkonfirmasi terkait dengan pemotongan pohon sawit tersebut,karena kami menghormati beliau masih yang tertua dan pada waktu RS Oknum camat tersebut sudah mengizinkannya padahal tanah harta tersebut dari warisan orang tua dan sudah dibagi semua, dan semuanya mendapatkan haknya masing-masing termasuk ibu saya ujar Febi 


dan pada saat itu,terdengar oleh Nurmala Hayati yang tanpa sengaja melihat kejadian tersebut,karena rumah kami berdekatan hanya berjarak sekitar 30 meter,dan pada saat itu saya mengatakan cobalah kalau berani memukul adik saya ujar Nurmala,setelah itu RS yang diduga Oknum Camat tersebut dengan beringasnya  berlari kearah saya dan langsung dengan brutal meninju bagian kepala saya diatas tengkuk dengan bertubi tubi menghadiahkan bogem mentah kearah saya, dan saya tidak dapat melakukan apapun waktu itu ujar Nurmala


Melihat kejadian tersebut Febi adiknya Nurmala(sepupunya) yang bermaksud untuk meleraikan perkelahian tersebut, namun naas saya juga jadi korban dari keberingasan RS Oknum Camat yang begitu emosinya  memukul saya dengan menjambak rambut saya sambil memukul

dan menggigit pergelangan tangan saya ujar febi, dan setelah itu datang warganya RS Oknum Camat tersebut langsung pergi setelah puas memukul kami demikian ujar Febi.


dan pada malamnya  selasa itu juga ,saya bersama keluarga lainnya membawa Nurmala Hayati kerumah Sakit Zubir Mahmud untuk mendapatkan perawatan karena setelah kajadian tersebut Nurmala Hayati mengalami muntah muntah,


dan saya sendiri mengalami luka memar di pergelangan tangan akibat gigitan RS dan keesokan harinya pada tanggal 4 Januari 2023 kasus pemukulan tersebut sudah kami laporkan kepada Polres Aceh Timur dengan Nomor:STTLP/02/1/2022/SPKT/POLRES ACEH TIMUR/POLDA ACEH dan kita berharap kepada aparat penegak hukum untuk segera mengamankan pelakunya yang saat ini masih bebas berkeliaran demikian ungkap Muzammil suami Febi dan kakak sepupuan Nurmala Hayati, dan Nurmala Hayati juga setelah keluar dari Rumah sakit Zubir Mahmud mata sebelah kiri saya mengalami kabur, padahal sebelum kejadian pemukulan tersebut mata saya sebelah kiri normal normal saja demikian imbuhnya. 


RS yang diduga Oknum Camat Simpang Ulim yang berhasil dihubungi oleh media ini melalui Telepon Selulernya menjelaskan memang benar adanya kejadian tersebut, "namun tidak seperti yang disampaikan oleh mereka, yang ada hanyalah selisih paham, dimana mereka menebang pohon sawit." ujarnya, 


"bahkan saya sudah menerangkan bahwa bagian harta tersebut yang sudah dibagi kepada semua pihak (ibu ibu mereka)dan saya sudah menunjukkan kepada mereka semua masing masing haknya, namun tanaman sawit tersebut jangan ditebang dulu karena ibu saya masih hidup". 


" biarlah mamak saya menikmati hasilnya karena beliau masih hidup, dan terkait dengan adanya pohon sawit tersebut kalau ingin membangun rumah kan tidak pula mengganggu dengan adanya pohon sawit ujarnya, dan saya bermaksud ingin mempertanyakan maksud dari penebangan pohon sawit milik ibu saya hanya itu tujuan saya".  ujarnya, 


"namun begitu ternyata mereka tidak Terima malah saya yang diserang,padahal yang satunya tidak memiliki permasalahan apapun dengan saya".  ujarnya,


"namun keduanya terus mendesak saya dan saya terus mundur hingga ke sisi pagar dan setelah itu saya pulang"ujarnya,


Saat dipertanyakan oleh media ini salah satu korban yang tangannya digigit, RS mengaku tidak melakukannya, " dan jika dipikir pikir apakah mungkin saya melakukan hal tersebut demikian".  ungkapnya,


" ok kalau begitu saya akan menayangkan berita ini sesuai dengan cerita RS, namun RS meminta kepada media ini untuk tidak mempublikasikan kejadian ini karena hal ini sudah kita serahkan kepada orang tua". demikian ungkapnya. 


Zainal Abidin pjt



Adv 1

i

Adv ll

Adv lll

ads iv

ads v

ads vi

ads xiii

ads vii