Iklan

Iklan

,

Iklan

Masalah sepele, Om dan keponakan kandung terlibat Cekcok berujung maut di Pitak-Ruteng

Republiknews
Minggu, 08 Januari 2023, Januari 08, 2023 WIB Last Updated 2023-01-08T12:00:02Z


Republiknews.com, Manggarai - Kasus penganiayaan hingga menyebabkan Korban meninggal dunia kembali terjadi di Ruteng tepatnya di Kelurahan Pitak, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai pada hari ini, Minggu tanggal 08 Januari 2023, sekitar pukul 11.30 wita bertempat di Jl. Lestari, Kel. Pitak, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai. Kasus penganiayaan ini menimpa seorang korban bernama Laurensius Jol Dale.


Pelaku berinisial  F A A, Laki-laki, Umur 31 tahun,  Pekerjaan Swasta, Alamat Jl. Lestari, Kel. Pitak, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai yang tak lain tak bukan adalah keponakan korban sendiri.


Berdasarkan keterangan  Saksi Sdri. Chrisynta P. Dale, Perempuan, Umur 27 tahun, Alamat Jl. Lestari, Kel. Pitak, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai yang merupakan Anak Kandung Korban, kejadian bermula ketika Saksi bersama korban dan ibu kandungnya An. Adelheid Seda, Perempuan, Umur 53 tahun sedang duduk bercerita di ruangan tamu, sesaat setelah kembali dari tempat acara Permandian di rumah tetangganya pada pukul 11.00 wita.


Kemudian, pelaku terlihat  pulang kerumahnya yang berjarak sekitar 1 meter (letak rumah berdampingan) dalam kondisi mabuk. Tiba-tiba mereka terdengar suara Pelaku marah-marah di depan rumahnya karena pelaku melihat ada tumpukan sampah (Kulit Nangka) di selokan depan rumahnya dan terdengar suara geramannya kepada Korban yang menjabat sebagai ketua Wilayah sekaligus ketua Lingkungan di tempatnya.


"Pelaku datang dalam kondisi mabuk dan mengumpat, dia bilang "Percuma kepala lingkungan tetapi tidak bisa menjaga kebersihan", Kata Saksi Chrisynta menjelaskan kronologis kejadian


Mendengar geraman dari pelaku, korban bersama saksi dan ibu kandungnya menuju ke rumah pelaku dan menanyakan maksud ucapan dari pelaku, tidak terima dengan kedatangan korban kemudian pelaku dan korban sempat cekcok mulut.


"Bapa bilang ke Pelaku: "Kenapa sampai kau begitu, inikan bisa diangkat saja,  lalu pelaku menjawab " Aeh kenapa sampah dibuang di got tidak ditempat sampah", kata saksi Chrisyntamenjelaskan tentang peristiwa adu mulut antara korban dengan pelaku.


Saksi Chrisynta menjelaskan, pelaku langsung emosi mendengar pernyataan dari Korban, setelah itu pelaku mendorong korban dan langsung memukul korban tepat dibagian muka sehingga membuat korban terjatuh dan  tidak sadarkan diri.


Selanjutnya, Korban dibawah ke RS Ben Mboi oleh Sdr. Donatus Renggo dan Sdr. Kornelis garut, Sdr. Riam petas, dan Sdr. Ridus namun ditengah perjalanan nyawa korban tidak tertolong sementara itu Pukul 15.00 wita saksi bersama ibu kandungnya menuju ke Polres Manggarai guna melaporkan kejadian yang dialaminya.


Pukul 15.30 wita Unit SPKT Polres Manggarai bersama piket fungsi Sat Lantas, Sat Reskrim dan Sat Intelkam mendatangi TKP namun pelaku tidak berada di tempat.


Pukul 16.00 wita Sdr. Donatus Renggo mendatangai Saksi dan Ibu kandungnya untuk menyampaikan bahwa korban telah meninggal dunia. Pada Pukul 16.41 wita Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Manggarai menuju ke RS Ben Mboi dan bersama dr. MARIA HELENTIKA AVIANA ASF. AL melakukan Visum Luar terhadap Jenazah Korban.


Pukul 17.30 wita Piket Fungsi dan Unit Identifikasi yang dipimpin Oleh Kasat Reskrim Polres Manggarai IPTU Hendricka R.A. Bahtera, S.T.K., S.I.K., M.H., dan didampingi oleh KBO Sat Reskrim Polres Manggarai IPTU I Wayan Gustama  menuju ke TKP guna mengamankan pelaku dan melakukan olah TKP.


Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Manggarai untuk dilakukan proses penyelidikan sesuai hukum yang berlaku.


Nestor Madi



Adv 1

i

Adv ll

Adv lll

ads iv

ads v

ads vi

ads xiii

ads vii