Iklan

Iklan

,

Iklan

Tim Eagle Satnarkoba Polres Mura berhasil membekuk terduga penyalaguna dan pengedar Narkotika jenis Sabu

Republiknews
Kamis, 26 Januari 2023, Januari 26, 2023 WIB Last Updated 2023-01-26T03:17:13Z


Musi Rawas, Republiknews.com - Tim "Eagle" Satnarkoba Polres Mura dan Polsek BTS Ulu, berhasil membekuk terduga penyalaguna dan pengedar narkotika jenis sabu dirumah di Desa Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi rawas, sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa (17/1/2023).


Diketahui identitas tersangka, Miroki Prayuda (23), warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.


Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB), diantaranya, satu bungkus plastik klip sedang yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 3,45 Gram. Saat diintrogasi, tersangka mengakui benar bahwa BB tersebut miliknya.


Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH melalui Kasat Narkoba, AKP Herman Junaidi saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Miroki Prayuda.


"Tersangka berhasil kami bekuk, dirumah di Desa Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura ," kata AKP Herman, Rabu (25/1/2023).


AKP Herman menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi Lp-A/ 02 / I /2023/RESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL.


Bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa tersangka menyimpan narkoba jenis sabu dirumahnya di Desa Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.


Lalu, anggota meluncur kelokasi, setiba dilokasi ternyata benar, tanpa pikir panjang anggota meringkus tersangka.


Saat dilakukan pengeledahaan, ditemukan BB dibelakang kamar mandi rumah tersangka, narkotika jenis sabu seberat 3,45 Gram. Selanjutnya tersangka digelandang ke Polres Mura.


"Jadi, saat anggota tiba, tersangka kebetulan ada di TKP, anggotapun bergerak cepat, sehingga tersangka berhasil dibekuk," ucapnya.


Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).


"Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut," tutupnya.

(Hanapi)

Adv 1

i

Adv ll

Adv lll

ads iv

ads v

ads vi

ads xiii

ads vii