GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

Wabup Ngabut Buka Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Manggarai Tahun 2023

Wabup Manggarai, Heri Ngabut Membuka Rekonsiliasi Penurunan Stunting Tahun 2023 (Foto: NM)

Ruteng, Republiknews.com-
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2023 tingkat Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 


Kegiatan rekonsiliasi percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Manggarai dibuka langsung Wakil Bupati Manggarai Heri Ngabut. 


Kegiatan rekonsiliasi percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Manggarai digelar di Aula Efata Ruteng, Jumat 28 Juli 2023. 


Kegiatan tersebut diselenggarkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Manggarai.


Kegiatan rekonsiliasi percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Manggarai tersebut dibuka secara resmi oleh wakil bupati Manggarai Heri Ngabut.


Dalam sambutannya Wabup Ngabut menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk Memastikan skenario percepatan penurunan stunting di Kabupaten Manggarai.


"Memang banyak keluhan dari para pegawai lapangan bahwa sentuhan program penurunan stunting masih belum maksimal, kegiatan rekonsiliasi hari ini sangat baik dan yang harus dilakukan oleh pemda Manggarai kedepan untuk bagaimna mengubah pola pikir masyarakat kita supaya anak-anak didik untuk pentingnya hidup sehat" kata Wabub Ngabut. 


Lanjut Wabub Ngabut menjelaskan, angka yang tertinggi untuk anak-anak sunting di wilayah Kabupaten Manggarai yaitu di kecamatan Ruteng dengan jumlah anak-anak yang stunting (Kurang Gizi) sebanyak 24%. Disini dibutuhkan peran orang dalam menjaga kesehatan dan polah makan anak, bukan hanya tugas dinas terkait atau tugas pemerintah. 


"Kurangnya perhatian orang tua sehingga menyebabkan gizi anak berkurang, terkadang orang tua lebih sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga lupa mengurus anak-anak kita" ungkap Wabup Ngabut. 


Dikatakan Wabup Ngabut, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Manggarai untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara organisasi perangkat daerah penanggung jawab pelayanan dengan sektor atau lembaga non pemerintah.


Pencegahan dan penurunan stunting, kata Wabub Ngabut merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor bukan tanggung jawab salah satu institusi saja.


Untuk itu lanjut Wabup Ngabut, perlunya tim lintas sektor untuk melakukan pengintegrasian mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.


Menurut Wabub Ngabut, stunting merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Sekertaris Dinas Kesehatan, para Camat, Lurah se-kabupaten Manggarai.



Nestor Madi


Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.