GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

Dibuka Gubernur Sulut FPSL 2023 Bitung Dapat Lebel Unik


Republiknews, Bitung- 
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey membuka secara langsung FPSL 2023 kota Bitung, bertempat di area BCC Pasar Cita, Kamis malam (05/09/23).


Iven Akbar kota Bitung tersebut juga di hadiri langsung pihak Kemenparekraf, Nia Niscaya dan rombongan, Forkompinda propinsi Sulut dan Bitung , Walikota Bitung serta seluruh jajarannya.


Dalam kesempatannya Dondokambey mengakui promosi pariwisata Kota Bitung yang gerakan anak muda kota Bitung  melalui Iven pariwisata patut mendapat apresiasi dan berharap kegiatan FPSl dapat terus berlangsung setiap tahun serta mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif .


“Koreografernya dari Kota Bitung semua, banyak anak muda terlibat dalam mempromosikan pariwisata di Sulawesi Utara dan tentunya harus dikemas lebih baik lagi sehingga membawa dampak langsung  bagi pelaku UMKM " paparnya 


Gubernur Sulut juga menambahkan, "kita harus terus menjaga kearifan lokal dan kuliner khas  sehingga membawa dampak kepada UMKM lokal  yang berciri khas Provinsi Sulut ,” imbuhnya.


Sementara, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya sebut event Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2023 itu unik.


Hal ini dilihatnya secar langsung melalui animo

komunitas-komunitas di Kota Bitung dalam menyambut event tahunan tersebut, bicara pariwisata  kuncinya adalah keunikan.


Saat melihat secara langsung, keunikannya, animo komunitas-komunitas di Kota Bitung dalam menyambut event tahunan tersebut.


"Pesan kami, harus jaga keunikan FPSL. Karena, bicara pariwisata kuncinya adalah di keunikan. Dan kami berharap kegiatan seperti ini harus berkelanjutan," ucap Nia.


Event FPSL mampu menampilkan keunikan. Nia meyakini FPSL masih bakal terus berkembang selama melibatkan komunitas dan tentunya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pusat. 


"Saya yakin FPSL masih bakal lebih berkembang ke depan. Karena kelompok komunikasi itu orang-orang memiliki ide pariwisata yang fanatik," jelasnya.


 Nia pun menambahkan tidak menutup kemungkinan, FPSL nantinya menjadi event internasional. 


"Tentunya, untuk menuju kesana harus membuat perencanaan mulai dari segmen market dan aktivitas mana yang mau dipilih," terang Nia Niscaya. ( Suryo)

Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.