GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

Hari ke 2, Antusias Interaksi dan Diskusi Peserta Pelatihan Pelayanan Pengaduan dan Sidang Kode Etik metode PJJ


Bitung, Republiknews.com
 – Pentingnya Memiliki Integritas dan Penerapan Kode Etik Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Pengaduan dan Sidang Kode Etik,

Tentu saja untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, pemahaman akan Integritas dan Penerapan Kode Etik penting dimiliki oleh Petugas yang menangani pelayanan pengaduan dan sidang kode etik.

Kode etik akan melindungi ASN dari perbuatan yang tidak profesional. Cerminan ASN yang berintegritas akan tercermin dalam perilaku, pola pikir, dan ucapannya.

Dalam Pelatihan Teknis Pelayanan Pengaduan dan Sidang Kode Etik Angkatan 1 Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Hukum dan HAM Sulawesi Utara, Widyaiswara Utama BPSDM Hukum dan HAM, Haru Tamtomo menjelaskan Aturan mengenai Kode Etik Pegawai Pemasyarakatan

Dimana hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-16.KP.05.02 Tahun 2011.

“Kode etik ini mengatur bagaimana pegawai pemasyarakatan menjalankan tugasnya. Selain itu Kode etik juga diatur dalam Permenkumham RI No 20 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Kemenkumham serta terdapat dalam pasal 4 UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN.” Jelasnya. Rabu(18/10/23).

Mengakhiri penyampaian materinya, Haru Tamtomo mengajak peserta pelatihan untuk membiasakan yang benar bukan membenarkan yang biasa agar integritas dalam diri akan selalu ada.

(Tzr)

Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.