GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

Lagi, Juragan Besi Tua Cabuli Anak Tiri di Surabaya


Surabaya, Republiknews.com
- Dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini, perbuatan hina tersebut dilaporkan Ibu Korban (30), warga Tambak Asri, Surabaya. 


Ibu korban datang melaporkan suami sirihnya (39) warga Tambak Asri Tanjung 7/3, Surabaya, ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polda Jatim, Sabtu, (21/10/2023), atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap Mawar (13), anak gadisnya.


Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/428/X/2023/SPKT/POLRES PELABUHAN TANIDING PERAK POLDA, aksi pencabulan tersebut terjadi pada hari Jum’at, 15 september 2023, sekitar pukul 03.30 WIB lalu. 


Semula, Ibu korban curiga terhadap perilaku suaminya yang selalu mengawasi Mawar. Karena kecurigaan semakin menguat, Ibu korban pun akhirnya meminta Mawar untuk bercerita.


"Saya memberanikan diri untuk menanyakan apa yang terjadi kepada anak saya dan akhirnya anak saya bercerita bahwa waktu masih kelas 5 SD, anak saya ini dicabuli bapak tirinya. Pengakuan anak saya waktu kelas 5 SD sudah 3 kali. Kemudian pada hari Jum’at, tanggal 15 september 2023 sekitar setengah empat subuh, dicabuli lagi satu kali," katanya, Sabtu, (21/10/2023).


Dimungkinkan karena takut, Mawar tak berani bicara kepada siapapun termasuk ibunya, hingga akhirnya sendiri berani mempertanyakan keadaan Mawar. 


Setelah mendapat pengakuan Mawar , ibunya pun menegur suami sirinya. Dengan tanpa rasa malu, si suami sirih yang seorang juragan besi tua, terang-terangan mengakui perbuatannya yang telah mencabuli mawar.


Di satu sisi, Dodik Firmansyah, penasihat hukum ihu dan anak ini  mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan hukum hingga kasus ini benar-benar terungkap. 


Dodik menegaskan, tidak akan memberikan toleransi apapun jika nantinya terduga pelaku terbukti melakukan perbuatan cabul. Menurutnya, kasus seperti ini sudah terlalu sering terjadi.


"Ini sangat miris ya, betapa seorang ayah yang seharusnya memberikan perlindungan justru malah tega mencabuli anaknya. Ya sekali pun anak tiri, tidak seharusnya terjadi. Kami akan terus memberikan pendampingan hukum sampai kasus ini terungkap. Oleh karena itu, kami meminta agar kepolisian mengusut tuntas kasus ini," tegas Firman


[redho fitriyadi]


Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.