GpdlGfO6GUAiTpMpTfr6GSOo

Slider

Tak Tahan Birahi, Oknum PNS di Bangkalan Cabuli Anak Tiri


Surabaya, Republiknews.com
– Dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini, bocah 10 tahun yang masih duduk di bangku  sekolah di Bangkalan, menjadi korban birahi ayah sambungnya. Terduga pelaku diketahui bernama M(57), warga Bangkalan, Madura.


Aksi bejat kakek yang masih berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil). yang bertugas di Kecamatan Arosbaya itu terbongkar setelah korban bercerita kepada ibunya. Namun sebelum bercerita,  Selasa, 17 Oktober 2023, sekitar pukul 03.00 WIB, Ibu kandung korban, bangun tidur untuk membersihkan piring di kamar mandi.


“Saya dengar suara anak saya ini bicara begini, ‘ojo ngono ta lah’ (jangan begitu dong). Itu sebanyak dua kali. Terus saya tetap melanjutkan mencuci piring sampai selesai tanpa menghiraukan ucapan anak saya. Ya saya pikir dia sedang mengigau. Setelah selesai mencuci piring, saya pergi tidur sama suami dan kedua anak saya, laki dan perempuan,” katanya, Kamis, (19/10/2023).


Akan tetapi pada saat tidur bersama itu, tangan kanan M melewati tubuh istrinya seakan hendak memeluk. Namun ternyata tangan kanan M memeras payudara korban, sontak istrinya terkejut. Kemudian keesokan harinya, yakni Rabu, 18 Oktober 2023 sekitar pukul 13.00 WIB, sang istri berpamitan kepada korban untuk pergi menjenguk anaknya (kakak korban)yang ada di Sidoarjo karena sedang sakit.


Mendengar ibunya akan pergi, korban tiba-tiba menangis dan meminta ibunya tidak meninggalkannya meski hanya sebentar. Ia mengaku takut apabila ditinggal sendirian oleh ibunya. Agar tidak ditinggal pergi, dirinya pun mengatakan kepada ibunya, bahwa ia memiliki rahasia. kepada ibunya tersebut mengaku bahwa dirinya kerap diperlakukan tidak senonoh oleh ayah sambungnya.


“Hari Rabu itu saya pamitan ke anak saya ini buat jenguk sekalian mau rawatin kakaknya yang lagi sakit di Sidoarjo. Terus anak saya ini tanya berapa lama, ya saya jawab sampai kakaknya sembuh. Terus dia nangis sambil bilang gini, saya ada rahasia ma, mau cerita. Ya itu, terus dia cerita kalau dia habis digauli sama papa tirinya. Saya tanya, ngakunya sudah beberapa kali,” ungkap Ana.


Sementara, penasihat hukum ibu dan anak ini, Dodik Firmansyah bersama Fanza mengatakan, setelah menerima aduan , pihaknya langsung melakukan pendampingan hukum dan melaporkannya ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Bangkalan, Madura. Selain diterbitkan laporan, Unit PPA juga telah melakukan visum pada korban dan telah dimintai keterangan.


“Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan asusila yang dilakukan oleh terduga pelaku, yakni ayah tiri korban, sejak korban masih kelas 3 SD. Perbuatan asusila ini terjadi di sejumlah tempat, di Lamongan, Sidoarjo, dan Bangkalan. Nah di Bangkalan ini yang lebih sering dilakukan karena di rumah sendiri. Itu pun dilakukan di waktu tengah malam,” terang Dodik.


Saat ini, lanjut Dodik, pihak kepolisian telah menerima laporannya, yaitu Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/196/X/2023/SPKT/POLRES BANGKALAN/POLDA JAWA TIMUR tanggal 19 Oktober 2023, atas dugaan tindak pidana perlindungan anak. Dodik berharap, kasus ini agar bisa segera terungkap, dan dilakukan tindakan lebih lanjut. [redho]

Special Ads
Special Ads
Special Ads
© Copyright - Republiknews
Berhasil Ditambahkan

Type above and press Enter to search.