ISLAM ADALAH AGAMA YANG DISEMPURNAKAN DAN DIRIDHOI ALLAH ( Kajian Islam ) -->

ISLAM ADALAH AGAMA YANG DISEMPURNAKAN DAN DIRIDHOI ALLAH ( Kajian Islam )

Selasa, 18 Agustus 2020, Agustus 18, 2020
gambar ilustrasi. foto pixabay

QS : AL IMRAN AYAT 19
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Artinya :
SESUNGGUHNYA AGAMA (YANG DIRIDHOI) DISISI ALLAH HANYALAH ISLAM .
Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka ,karena kedengkian (yang ada) diantara mereka . Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

QS : AL MAIDAH AYAT 3.
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya :
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Hadits :
(ذَاقَ طَعْمَ الإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلاً)

Artinya :
“Akan merasakan kelezatan/kemanisan iman, orang yang ridha kepada Allah  sebagai Rabbnya dan Islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad sebagai rasulnya” ( HSR Muslim .no. 34).

Hadits :
َاْلإِسْلاَمُ يَعْلُوْ وَلاَ يُعْلَى.
Artinya :
 “Islam itu tinggi dan tidak ada yang mengalahkan ketinggiannya.” ( HR. Ad-Daruquthni (III/ 181 no. 3564), tahqiq Syaikh ‘Adil Ahmad ‘Abdul Maujud dan Syaikh ‘Ali Mu’awwadh, Darul Ma’rifah, th. 1422 H) dan al-Baihaqy (VI/205) dari Shahabat ‘Aidh bin ‘Amr al-Muzany Radhiyallahu anhu. Lihat Irwaa-ul Ghalil (V/106 no. 1268) oleh Syaikh al-Albany rahimahullah ).

Hadits :
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ اْلأُمَّـةِ يَهُوْدِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ.

Artinya :
 “Demi (Rabb) yang diri Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar seseorang dari ummat Yahudi dan Nasrani tentang diutusnya aku (Muhammad), kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya (Islam), niscaya ia termasuk penghuni Neraka.” ( HR. Muslim (I/134 no. 153), dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu.).

Hadits :
بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَـامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ.

Artinya :
 “Islam dibangun atas lima dasar: (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, (2) menegakkan shalat, (3) membayar zakat, (4) berpuasa di bulan Ramadhan, dan (5) menunaikan haji ke Baitullaah. ( Mutafaqun ‘alaihi. HR. Al-Bukhari dalam Kitaabul Iimaan pada bab Qaulun Nabi j بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ (no. 8), Muslim dalam Kitaabul Iimaan bab Arkaanul Islaam (no. 16), Ahmad (II/26, 93, 120, 143), at-Tirmidzi (no. 2609) dan an-Nasa-i (VIII/107).

Dua firman Allah serta empat Hadits pendukung diatas inilah yang menjelaskan bahwasanya Islam adalah Agama yang Sudah Diridhoi oleh Allah bagi Kaum Muslimin (Islam) .

Perhatikan kalimat pada firman Allah yang pertama : “ SESUNGGUHNYA AGAMA (YANG DIRIDHOI) DISISI ALLAH HANYALAH ISLAM .” kalimat ini sangat jelas bahwasannya Hanya Islam yang mendapatkan keridhoan dari Allah .

Kemudian Allah memberikan Larangan terhadap orang-orang yang mendapatkan kitab , artinya larangan bagi pengikut para Nabi (Rasul) yang membawa Kitab , yang diikuti oleh pengikut-pengikutnya .

Larangannya seperti apa ? perhatikan kalimat selanjutnya : “ Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi kitab “ kalimat ini sangat jelas , bahwasannya bagi orang-orang yang diberikitab tidak dibenarkan untuk berselisih .

Lanjut kalimat : “ kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka “ kalimat ini juga sangat jelas . ketika Agama belum diturunkan Allah kepada para Utusan , banyak yang berselisih , bila pengetahuan sudah datang kepada mereka , artinya pengetahuan Agama yang disampaikan oleh para utusan dari Allah , kemudian mereka tetap saling berselisih karena kedengkian dari mereka , membenturkan ayat yang satu dengan yang lainnya , maka : perhatikan kalimat terakhir dari firman tersebut diatas : ” Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” Inilah yang akan mereka dapatkan yakni AZAB dari Allah .

Kemudian pada firman Allah yang kedua khusus pada kalimat : " PADA HARI INI TELAH KUSEMPURNAKAN UNTUK KAMU AGAMAMU " serta kalimat : " SESUNGGUHNYA AGAMA DISISI ALLAH HANYALAH ISLAM ".

Bila Agama disisi Allah hanyalah ISLAM maka akan timbul pertanyaan ,Bagaimana Agama yang dibawa Nabi DAUD dengan kitab ZABURNYA ,dan bagaimana pula dengan Agama yang dibawa nabi MUSA dengan kitab TAURATNYA serta bagaimana Agama yang dibawah oleh Nabi Isa Al Masih dengan kitab INJILNYA ?,

Maka jawaban dari pertanyaan tersebut adalah , Sesungguhnya semua Agama yang disebutkan diatas adalah AGAMA SAMAWI yang datang dari ALLAH SWT ,hanya saja hukum-hukum dan pengetahuan yang terkandung dalam kitab terdahulu yaitu , ZABUR , TAURAT ,DAN INJIL ,belum Lengkap, masih terbatas disesuaikan dengan situasi zaman pada masa turunnya kitab tersebut.

Pada masa situasi masyarakat sudah sangat kompleks barulah Allah menurunkan Kitab Al-Qur'an yang bersifat universal ,dimana hukum-hukum dan pengetahuan serta aspek lain yang terkandung didalamnya sudah sempurna .dan tidak akan ada kitab lanjutan yang akan turun yang lebih sempurnah dari Al Qur'an karim.

Perlu dijelaskan seluruh ajaran pada kitab Zabur ,Taurat ,Injil dan Alqur'an dihimpun menjadi satu serta disempurnakan ,maka jadilah kitab yang sempurna yaitu AL QUR'ANNUL KARIM , dan perlu pula dijelaskan bahwa Alqur'an yang bersifat Universal telah menjadi PEDOMAN Bagi Orang-orang BERTAQWA sepanjang masa .

Penjelasan inilah yang dimaksud pada kalimat : " PADA HARI INI TELAH KUSEMPURNAKAN UNTUK KAMU AGAMAMU ".

Selanjutnya pada hadits pendukung yang pertama perhatikan kalimat : “ Akan merasakan kelezatan/kemanisan iman “ kalimat ini sangat jelas , dimana Nabi mengatakan bahwasannya beliau (Nabi) merasakan tentang kelezatan serta Kemanisan dari yang dinamakan IMAN .

kenapa Nabi MAMPU merasakan KEMANISAN serta KELEZATAN dari IMAN tersebut ? perhatikan kalimat selanjutnya :

“  orang yang ridha kepada Allah  sebagai Rabbnya “ nah , kalimat inilah yang menjelaskan dikarenakan orang tersebut RIDHO terhadap ALLAH sebagai TUHAN nya . artinya orang tersebut benar-benar meyakini tentang Adanya Allah sehingga dia benar-benar Ridho terhadap Tuhan-Nya demi untuk bisa meraih KEIMANAN SEJATI .

Kemudian perhatikan kalimat selanjutnya : “ dan Islam sebagai agamanya serta “ kalimat ini juga jelas , diawali dengan Ridhonya seseorang terhadap Allah demi mendapatkan kelezatan serta kemanisan Iman , kemudian dia mengikatkan dirinya kedalam AGAMA yakni ISLAM yang memang sudah Diridhoi oleh Allah demi mendapatkan KEIMANAN .

Dan ini menjadi tahapan ke dua didalam memeluk Islam sebagai Agama yang diridhoi oleh Allah , kemudian tahapan yang ketiga , perhatikan kalimat terakhir dari hadits tersebut diatas : “ (nabi) Muhammad sebagai rasulnya “ ..sangat jelas ...
Kemudian pada hadits yang kedua perhatikan kalimat : “ Islam itu tinggi dan tidak ada yang mengalahkan ketinggiannya “ kenapa Nabi mengatakan bahwasannya Islam Tinggi diatas segala ketinggian ? , alasannya karena dua firman Allah tersebut diatas , yakni Allah telah meridhoi Islam sebagai Agama bagi Umat Islam .

Kemudian pada hadits yang ketiga dimana Nabi Muhammad Saw menjelaskan kepada kita bahwasanya Islam benar-benar Agama yang mendapatkan keridhoan dari Allah , serta merupakan Agama yang terakhir , yang dibawa oleh Beliau selaku Nabi yang terakhir , dan barang siapa yang tidak mempercayai tentang apa yang dibawa oleh beliau (Risalah) dan tidak mengakui beliau (Nabi) selaku utusan Allah , maka ketika mereka meninggal kelak , mereka akan tergolong pada orang-orang yang yang akan menghuni nereka . perhatikan seluruh kalimat pada hadits tersebut diatas : “  Demi (Rabb) yang diri Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar seseorang dari ummat Yahudi dan Nasrani tentang diutusnya aku (Muhammad), kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya (Islam), niscaya ia termasuk penghuni Neraka.”

Kemudian pada hadits yang terakhir dimana dijelaskan tentang dasar atau pokok dari ajaran Islam atau DINUL ISLAM atau Agama islam yang mendapatkan KERIDHOAN dari Allah Swt . perhatikan kalimat : “ Islam dibangun atas lima dasar “ kalimat ini sangat jelas bahwasannya Nabi menjelaskan tentang AGAMA ISLAM (dinul Islam) yang dibangun diatas (Lima Dasar) .

yang pertama , perhatikan kalimat : “ (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, “ kalimat ini jelas bahwasannya dasar yang pertama adalah kalimat Syahadah . "ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, WAASYHADUANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH". Kemudian yang menjadi dasar kedua , perhatikan kalimat : “ (2) menegakkan shalat “ .

nah kalimat ini juga jelas yakni SHOLAT (mengerjakan sholat) menjadi dasar kedua dalam dinul Islam . kemudian dasar yang ketiga , perhatikan kalimat : “ (3) membayar zakat “ . inilah yang menjadi dasar ketiga yakni ZAKAT atau membayar zakat . kemudian dasar yang ke empat , perhatikan kalimat : “(4) berpuasa di bulan Ramadhan “ SHAUM , menjadi pokok dasar yang ke empat didalam dinul Islam .

Kemudian dasar yang kelima , perhatikan kalimat : “ (5) menunaikan haji ke Baitullaah. “ inilah yang menjadi pokok dasar kelima dari Agama yang mendapatkan KERIDHOAN dari Allah yakni menunaikan Ibadah Haji kebaitullah bagi siapa yang memiliki kemampuan .


artikel oleh : Tamrin Lahiya 

TerPopuler