Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Pengamat : Penangkapan Kompol Yuni Dan Kawan-Kawan, Pintu Masuk Ungkap Gembong Mafia Narkoba

Republiknews
Minggu, 21 Februari 2021, Februari 21, 2021 WIB Last Updated 2021-02-22T00:32:07Z
Pengamat intelejen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati.


Republiknews.com – Jakarta, Penagamat intelejen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati memberikan apresiasi atas kerja institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyusul ditangkapnya Kapolsek Astana Anyar, kota Bandung Jawa Barat, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 anggotanya karena diduga melakukan pesta narkoba di Bandung, pada Selasa (16/2/2021) lalu.


Melalui keterangan tertulisnya Sabtu (20/2/2021), perempuan yang karib disapa Nuning ini berpendapat ditangkapnya Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 anak buahnya merupakan pintu masuk dalam mengungkap mafia peredaran barang haram itu. 


Menurutnya, pengembangan kasus narkoba ini tidak boleh berhenti pada 12 oknum anggota itu. Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi,  bisa dijadikan alat bantu mengembangkan temuan baru yang terkait dengan bandar narkoba.


“Kasus ini bisa jadi pintu masuk ungkap mafia atau gembong narkoba yang lebih besar. Para oknum aparat yang ditangkap ini, bisa jadi pintu masuk dalam menangkap para gembong narkoba, ” ujar mantan Anggota Komisi I dan Komisi III DPR tersebut.


Nuning menambahkan, biasanya seorang bandar kerap melakukan penyamaran, sehingga sangat sulit untuk diidentifikasi.


“Jangan berhenti hanya mencopot yang bersangkutan (Kompol Yuni) saja tapi usut tuntas sampai ke gembong-gembong mafia narkoba-nya,” kata Nuning. (*/T.L)

Iklan

iklan