Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Hadiri Peresmian Pembukaan Muktamar ke-34 NU Presiden dan Wapres Kompak Kenakan Jas dan Sarung

Republiknews
Rabu, 22 Desember 2021, Desember 22, 2021 WIB Last Updated 2021-12-22T15:46:08Z

Lampung-Republik News,

 Mengawali rangkaian kunjungan kerja di Lampung, Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara Peresmian Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darussa’adah, Lampung, Rabu (22/12/2021).


Dalam acara yang mengambil tema “Menuju Satu Abad NU: Kemandirian dalam Berkhidmat untuk Peradaban Dunia” ini, Wapres nampak mengenakan sorban putih yang dikalungkan di leher dan dipadukan dengan peci, jas serta sarung. 


Sementara Presiden mengenakan peci, jas hitam dan sarung berwarna hijau, sesuai dengan tema acara. 


Kedua Pemimpin nampak serasi jalan berdampingan memasuki ruang acara pembukaan Muktamar dan langsung disambut dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa NU memiliki kekuatan yang besar dalam memeratakan kesejahteraan umat.


"Pemerataan bukan sebuah hal yang gampang untuk dilakukan, tetapi saya melihat bahwa kekuatan di NU, sekarang anak-anak mudanya pintar-pintar, santrinya pintar-pintar, banyak keluaran dari universitas besar dari suruh negara yang ada di dunia ini," ungkap Presiden.


"Apabila ini bisa dirajut dalam sebuah kekuatan lokomotif, saya yakini ini bisa menarik gerbong-gerbong yang ada di bawahnya untuk bersama-sama dalam rangka menyejahterakan kita semuanya," lanjutnya.


Menutup sambutannya, Presiden berpesan, sesuai dengan tema yang diusung dalam muktamar kali ini, agar NU dapat terus mengawal semangat kebangsaan dan toleransi, khususnya di negara Indonesia yang majemuk dan dalam peran yang saat ini sedang dijalani Indonesia dalam memimpin Presidensi G-20.


"Indonesia juga sekarang memimpin keketuaan G-20 juga ingin memengaruhi kebijakan-kebijakan dunia yang berpihak pada negara-negara miskin, negara berkembang, negara kecil dalam segala hal utamanya dalam radikalisasi, perubahan iklim, dan ekonomi hijau," tutur Presiden.


"Oleh karena itu, kita semuanya harus siap dan kita bersama-sama NU untuk peradaban dunia dan Indonesia," pungkasnya.


Pembukaan Muktamar ditandai dengan pemukulan rebana oleh Presiden Joko Widodo, Wapres, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Agama, Rais A'am PBNU, Ketua Umum PBNU, serta Gubernur Lampung secara bersamaan dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh K.H. Muhsin Abdillah.


Selain Wapres, Hadir dalam acara ini Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 M. Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Rois A'am PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqiel Siradj, serta para pengurus PBNU Pusat, Wilayah, Cabang dan perwakilan pengurus PBNU internasional dari 13 negara. 

(Rasyid)

Iklan

iklan