BALAP LIAR DI DEPAN SEKOLAH, DUA JOCKEY DAN ENAM MOTOR DiAMANKAN POLISI

BALAP LIAR DI DEPAN SEKOLAH, DUA JOCKEY DAN ENAM MOTOR DiAMANKAN POLISI

Kamis, 24 Oktober 2019, Oktober 24, 2019


Bitung, Republiknews.com- 
Dua Jockey dan enam motor diamankan polisi saat akan melakukan balap liar di depan SMK I dan SMK II, Kamis (24/10)

DI LANSIR ESN, Bitung - Menanggapi keluhan warga terkait sering adanya aksi kebut-kebutan dan balap liar di jalan AA Maramis, tepatnya di depan SMK I dan SMK II, Satlantas Polres Bitung bekerjasama dengan Satuan Sabara melakukan operasi di area jalan tersebut, Kamis (24/10).

Menurut Kanit Turjawali Satlantas Polres Bitung Ipda Nyoto, pihaknya sudah memantau aksi balap liar tersebut sejak beberapa hari kemarin.

“Dalam beberapa hari ini kami sudah memantau aksi mereka (siswa,red) dan hari ini kami melakukan penyergapan sebelum mereka beraksi balap liar di depan SMK Negeri Satu dan Dua,” kata Nyoto.

Dari penyergapan tersebut ada dua orang siswa yang diduga sebagai jockey balap liar berhasil diamankan bersama enam unit sepeda motor.

“Awalnya mereka berusaha kabur dengan masuk ke lokasi sekolah untuk menghindari penangkapan, tapi tetap kami amankan karena aksi mereka sudah sangat meresahkan,” katanya.

Sementara Kasat Lantas Polres Bitung  AKP Magdalena Anita Sitinjak SIK menyatakan, pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap aksi balap liar di wilayah kota Bitung termasuk Jalan AA Maramis karena sudah meresahkan warga dan pengguna jalan lainnya.

"Kami akan melakukan tindakan represif untuk kegiatan-kegiatan balap liar yang meresahkan masyarakat di wilayah kota bitung," kata Anita via WhatsApp, dikutip dari editorialsulutnews.co.id.

Kasat Lantas Anita juga berharap, agar orang tua siswa dan para guru bisa mengawasi aktifitas siswa, mengingat anak-anak yang masih dalam usia yang belum cukup umur memiliki kecenderungan untuk ugal-ugalan dan membahayakan keselamatan anak itu sendiri dan masyarakat lainnya.

"Kiranya orang tua dan guru bisa mengawasi kegiatan anak-anaknya, bukan malah merestui mereka dengan cara membiarkan anak-anak yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor, apalagi sepeda motor yang sudah di modif untuk balap," tukas Anita.

TerPopuler