Militer Indonesia Terkuat Diatas Korea Utara dan Israel

Ilustrasi foto sumber sindonews.com

Nasional - Republiknews
Melansir dari sindonews.com, Situs Global Firepower kembali merilis peringkat kekuatan militer negara-negara di dunia. Dalam peringkat terbaru itu, kekuatan militer Indonesia masuk dalam daftar 15 besar dunia.

Seperti disitir Sindonews, Rabu (20/6/2018), Indonesia berada di peringkat 15, turun satu peringkat dari tahun lalu. Namun peringkat ini di atas sejumlah negara ASEAN seperti Vietnam (20), Thailand (27), Myanmar (35), Malaysia (44), Filipina (52), dan Singapura (67).

Tidak hanya itu, peringkat Indonesia juga lebih baik dari Israel (16) dan Korea Utara (18) serta Australia (21). 

Dalam menyusun peringkat kekuatan militer negara-negara di dunia, situs Global Firepower Index memasukkan unsur jumlah personil militer, pesawat tempur, tank, hingga total aset angkatan laut. Situs ini juga memasukkan anggaran pertahanan.

Dalam catatan Global Firepower Index, militer Indonesia mempunyai personil militer sebesar 975.750, memiliki 39 pesawat tempur, 418 tank, dan total aset angkatan laut mencapai 221 dengan anggaran pertahanan mencapai USD 6,9 miliar.

Sementara itu, untuk tiga besar negara kekuatan militer di dunia, Amerika Serikat (AS) berada pada puncak daftar diikuti Rusia (2) dan China (3). Sementara itu, berturut-turut di bawah ketiganya adalah India (4), Prancis (5), Inggris (6), Korea Selatan (7), Jepang (8), Turki (9) dan Jerman (10).

Sumber
Republiknews.com/ Suryono

Mencari Korban Hilang Tenggelamnya KM Sinar Bangun, Pesawat Hercules Tiba di Bandara Tapanuli

Kolase foto sumber medan.tribunnews.com

Medan - Republiknews
Dilansir dari www.medan.tribunnews.com, dari Pesawat Hercules TNI AU type C-130 H/HS/L-100-30, Nomor A-1323 tiba Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Selasa (19/6/2018).

Pesawat ini membawa tim Basarnas dari Jakarta untuk membantu mencari korban hilang tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Samosir, Senin (18/6/2018) sore.

Ada pun jumlah personel yang dikomandoi Brigjend TNI Bambang Suryo itu adalah dari Marinir 10 orang dan dari Basarnas-Alkap Basarnas 16 orang.


Sekitar pukul 15.20 WIB, tim bergerak dari Bandara Silangit via darat dikawal SubDenpom 1/2-2 Tarutung menuju Posko di Kecamatan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Sebagaimana diketahui, hingga pukul 14.00 WIB, Selasa (19/6/2018), pencarian hari kedua yang dilakukan tim gabungan Basarnas, BNPB, BPBD, Marinir TNI-AL, dan Sat Polair masih belum membuahkan hasil.

Sumber
Republiknews.com/ Ahmad Safii

Kapolres Simalungun Kerahkan Helikopter Cari Korban KM Sinar Bangun

Ilustrasi foto sumber jakarta insight

Medan - Republiknews
Melansir dari www.medan.tribunnews.com, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan akan menurunkan helikopter untuk mencari korban kapal Motor Sinar Bangun yang terbalik di perairan Danau Toba.

Kapal yang berjalan dari Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun sempat tertunda melakukan pencarian. Penundaan ini karena faktor cuaca yang cukup ekstrim di Danau Toba.

"Kendala pencarian faktor alam. Jarak pandang hanya 10 meter. Kecepatan angin 10 knot per jam. Kapal kita enam knot per jam. Helikopter akan kita turunkan, tapi kita lihat juga faktor angin,"katanya saat mendatangi Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Selasa (19/6/2018) dini hari.

Marudut mengatakan, akan menurunkan 350 personel yang terdiri dari brimob, airut, dan polisi.

Menurutnya, terbaliknya kapal ini karena over kapasitas dan tidak ada pendataan atau pengawasan untuk penumpang.

"Yang utama overload. Kan tidak ada peraturan berapa ton yang masuk ke kapal, jadi main masuk saja. Lalu, kena hantaman angin. Angin 40 knot perjam sementara kapal 5 knot perjam. Jarak antara simanindo - tigaras sekitar 6 kilometer. Jadi 22 menit kapal melaju kapal oleng,"ujarnya.

Marudut tak ingin memastikan berapa jumlah korban yang belum selamat dalam insiden tersebut.

Seperti diketahui, Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang melaju membawa lebih dari 130 penumpang terbalik saat melaju ke Pelabuhan Tigaras. Rincian sementara dari Badan Sar Nasional, petugas telah menemukan 19 penumpang dengan rincian 18 selamat dan satu meninggal dunia. Basarnas masih mencari korban yang belum selamat.


Republiknews.com/ Ahmad Syafii











Karena Kehabisan Bekal Peerempuan Pencari Daun Meregang Nyawa Di Hutan

Korban HS(56) ketika dievakuasi 
Bitung - Republiknews
(17,06,2018) Warga kecamatan Ranowulu Hanifa Sambaian(56) ditemukan di perkebunan sudah tak bernyawa.

Korban Hanifa S (56) diduga meninggal karna kelelahan dan kehabisan bekal air minum hingga dehidrasi saat mencari daun untuk bungkus nasi di wilayah perkebunan Lokon Atas bersama anaknya.

 Melihat Ibunya sudah lemas dan kehabisan tenaga Anaknya mencari pertolongan kekampung.

Mendengar laporan dari anak korban Bhabinkamtikmas Kelurahan duasudara
Aipda Ivan Sangkay bersama Btipka Mentor Purba langsung menuju lokasi sesuai arahan kepala lingkungan Jhon mandak.

Namun sampai dilokasi korban sudah tidak terselamatkan, korban langsung di evakuasi bersama warga untuk dibawa  kerumah duka,

Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Idris Musa,   Membenarkan adanya penemuan mayat  di dua saudara Almarhum  Hanifa sambaian (56) dan tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan ditubuh korban.

Republiknews.com/ Suryono

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2018, Malam Ini Brasil dan Jerman


Foto sumber : kompas.com
Dunia Olahraga - Republiknews
Pertandingan Piala Dunia 2018 telah memasuki hari keempat. Dua tim unggulan, Brasil dan Jerman, akan berlaga pada Minggu (17/6/2018).
Timnas Brasil yang tergabung di Grup E bersama Swiss, Kosta Rika, dan Serbia akan bertanding di Rostov Arena. Lawan pertama yang dihadapi Neymar dkk adalah timnas Swiss.
Timnas Jerman sebagai unggulan Grup F akan melakoni laga pertamanya di Piala Dunia 2018 dengan menghadapi timnas Meksiko. Mereka akan bertanding di Stadion Luzhniki.
Satu pertandingan lain di Grup F, Swedia vs Korea Selatan, baru akan dipertandingkan pada Senin (18/6/2018).
Berikut adalah jadwal siaran langsung Piala Dunia 2018:
Minggu, 17 Juni 2018
Kosta Rika vs Serbia - Grup E (Samara Arena) 19:00 WIB ; Trans TV
Jerman vs Meksiko - Grup F (Luzhniki) 22:00 WIB ; Trans TV
*Senin, 18 Juni 2018 *
Brasil vs Swiss - Grup E (Rostov Arena) 01:00 WIB ; Trans TV

Republiknews.com/ Suryono

Tradisi Silaturahmi Keliling Kampung Arab Manado

Tradisi keliling kampung arab, manado, pada hari kedua idul fitri, foto sumber : daerah.sindonews.com

Manado - Republiknews
Jamaah Kampung Arab, Kelurahan Istiqlal, Kota Manado masih menjaga tradisi dengan melaksanakan kunjungan silaturahmi keliling kampung pada Lebaran hari kedua. Hal ini juga dilakukan beberapa kampung lainnya hingga perayaan ketupatan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga, jamaah Kampung Arab. Satu per satu rumah didatangi hanya untuk sekadar bersilaturahmi dan saling mendoakan demi kebaikan bersama.

Menariknya kegiatan yang kesohor dengan tawaf itu juga dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara, Kapolsek Wenang, Danramil Wenang dan pemerintah setempat.

“Terima kasih kepada masyarakat Kampung Arab, ini suatu tradisi yang sangat baik sekali untuk menunjukkan kebersamaan kita. Saya kalau sudah Lebaran kedua datang kesini ini, saya merasa nyaman dan ayem, mudah-mudahan ini dilestarikan terus menerus, ini harus kita pelihara terus,” ujar Kapolda, yang juga pernah mengikuti acara serupa saat Lebaran tahun 2017 di tempat yang sama.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kampung Arab yang juga selaku Anggota DPRD Sulut H Ayub Albugis sangat mengapresiasi kehadiran Kapolda Sulut. “Kami harap kehadiran Kapolda menjadi perekat bagi kita agar kiranya dalam suasana kebahagiaan ini, silaturahmi akan terjalin ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi keliling kampung ini sudah dilaksanakan sejak lama di Kampung Arab. “Kami memelihara suasana silaturahmi ini, baik dengan tokoh agama maupun masyarakat, bukan hanya umat Islam saja, umat Kristiani hadir juga dalam rangka bersilaturahmi dari rumah ke rumah,” katanya.

Adapun jumlah kepala keluarga (KK) yang dikunjungi yang ada di Kampung Arab sebanyak kurang lebih 450 KK. Kegiatan dimulai pukul 07.00 Wita hingga 16.00 Wita dipimpin Imam Mesjid Al Mashrur.


Republiknews.com/ Suryono

Novel Baswedan Heran Pembantu Presiden Anggap Kasusnya Kecil

Novel Baswedan. Foto sumber (kompas.com/ Abba Gabrillin)

Jakarta - Republiknews
Melansir dari kompas.com, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berharap Presiden Joko Widodo tidak melupakan kasus penyerangan terhadap dirinya.
Novel berharap, Jokowi mengambil kebijakan tegas untuk menuntaskan kasus yang dinilai mengancam upaya pemberantasan korupsi itu.
"Saya pernah mendengar pernyataan pembantu Presiden yang menyatakan bahwa Presiden tidak mungkin melihat masalah yang kecil-kecil," ujar Novel saat ditemui di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).
Novel mengatakan, Presiden Jokowi boleh saja menganggap kasus penyiraman air keras terhadap dirinya sebagai masalah kecil.
Namun, menurut Novel, Jokowi harus menyadari bahwa kasus serupa dapat terjadi pada siapa pun.
Menurut Novel, pembuktian pelaku dan pertanggungjawaban pidana adalah cara yang paling baik bagi perlindungan terhadap aktivis antikorupsi.
Menurut dia, jika kasus itu dibiarkan dan pelaku tidak diungkap, maka hal itu sama saja mengabaikan keselamatan orang-orang yang merelakan diri untuk memberantas korupsi.
"Saya akan sangat heran kalau ini dianggap bukan masalah penting. Kalau masalah penyerangan terhadap orang-orang yang memberantas korupsi dianggap bukan masalah yang penting, terus yang penting seperti apa?" Kata Novel.
Menurut Novel, salah satu cara yang bisa dilakukan Presiden untuk menuntaskan kasus penyerangan terhadap dirinya adalah dengan membentuk tim gabungan pencari fakta.
Keberadaan tim independen diperlukan untuk menjamin tidak ada konflik kepentingan dalam penanganan kasus.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya mengatakan, Presiden Jokowi tidak perlu terus didesak-desak untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.
Sebab, masih banyak hal besar lain yang harus dipikirkan oleh Jokowi.
"Beri kesempatan Presiden untuk berpikir yang lebih strategis, lebih besar," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/4/2018).
Moeldoko mengatakan, sampai saat ini Presiden menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk menemukan pelaku penyerangan Novel.
Presiden masih meyakini kepolisian bisa menemukan pelakunya, meski penyerangan terhadap Novel sudah terjadi satu tahun lalu.
"Kalau semua Presiden mengurusi hal-hal yang begitu nanti Presiden…," kata Moeldoko rak melanjutkan kalimatnya.
Moeldoko menegaskan, Presiden sejauh ini tetap melihat kasus Novel sebagai prioritas yang harus segera dituntaskan.
Namun, prioritas itu bukan berarti Presiden harus turun tangan langsung untuk menanganinya.
"Tetapi Presiden memberikan prioritas kepada aparatur yang sedang bekerja untuk lebih optimum. Jadi cara mengartikannya seperti itu," kata mantan Panglima TNI ini.
Wajah Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal seusai menjalankan salat subuh di masjid dekat kediamannya, pada 11 April 2017 lalu. Hingga lebih dari setahun, kasus tersebut belum juga tuntas.
Sampai saat ini, belum ada satu pun terduga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.


Republiknews.com/ Suryono