Ad 728x90

Wednesday, 14 February 2018

Pedoman Media Siber

Pedoman Media Siber

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.
Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:
  1. Ruang Lingkup
    1. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.
  2. Verifikasi dan Keberimbangan Berita
    1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
    2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.
    3. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:
      1. Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
      2. Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
      3. Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
      4. Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
    4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.
  3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)
    1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
    2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
    3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
      1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
      2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
      3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
    4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
    5. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
    6. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
    7. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
    8. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).
  4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab
    1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
    2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
    3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
    4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
      1. Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
      2. Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
      3. Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
    5. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).
  5. Pencabutan Berita
    1. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
    2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
    3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.
  6. Iklan
    1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
    2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.
  7. Hak Cipta
    Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  8. Pencantuman Pedoman
    Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.
  9. Sengketa
    Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.
Jakarta, 3 Februari 2012 
(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).
Sumber: http://dewanpers.or.id/
Puluhan Calon Dokter Gigi Gagal di Wisuda Akibat Program Studi Akreditasi  Belum Diperpanjang

Puluhan Calon Dokter Gigi Gagal di Wisuda Akibat Program Studi Akreditasi Belum Diperpanjang

Foto ilustrasi


Republiknews.com, Sedikitnya 60 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unsrat Manado, Sulawesi Utara gagal di wisuda, hal ini terungkap dalam aksi unjuk rasa di depan Fakultas tersebut pada selasa(13/02/2018) kemarin

Kenyataan ini terjadi karena proses pendaftaran akreditasi program studi  belum diperpanjang oleh pihak fakultas

" Kami disini berorasi menuntut agar proses akreditasi segera dilakukan, apabila masih belum ada kejelasan maka proses wisuda tidak bisa dilaksanakan, dan hal itu akan sangat merugikan kami"  ujar salah satu mahasiswa

Berdasarkan hasil pantauan awak media yang dihimpun dari beberapa pihak diketahui bahwa program studi akreditasi berakhir pada bulan oktober 2017 tahun lalu, namun hingga saat ini belum juga diperpanjang

Salah satu mahasiswa berujar bahwa akan pertemuan lagi untuk membicarakan masalah ini, " semoga saja dipertemuan berikut ada solusinya, dan tidak menutup kemungkinan akan ada massa dengan jumlah yang besar jika persoalan ini tidak ada ujung pangkalnya"

Nampak para mahasiswa berpakain serba hitam pertanda duka sebagai salah satu bentuk protes atas persoalan yang terjadi



Thursday, 8 February 2018

Bank Mandiri Kucurkan Kredit 100 Juta Dolar AS ke Pertamina

Bank Mandiri Kucurkan Kredit 100 Juta Dolar AS ke Pertamina



PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyalurkan kredit senilai 100 juta dolar AS kepada Pertamina Group guna mengembangkan sektor minyak bumi dan gas (migas).

Kredit tersebut merupakan bagian dari sindikasi bersama 8 bank asing lain. Dari total fasilitas senilai 600 juta dolar Bank Mandiri menduduki peringkat kedua porsi nominal kredit terbesar.

Direktur Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, pembiayaan dengan skema cross border transaction ini tergolong menantang, karena Bank Mandiri dihadapkan pada struktur pembiayaan yang cukup kompleks, melibatkan beberapa negara, dan regulasi internasional yang ketat.

Ini wujud komitmen kami dalam mendukung pengembangan bisnis global Pertamina,” kata Royke Tumilaar dalam keterangan resminya, Kamis (8/2/2018).

Royke Tumilaar menambahkan, kolaborasi Bank Mandiri dan Pertamina Group juga diwujudkan melalui penyediaan produk dan layanan perbankan, untuk membantu meningkatkan efisiensi dan pengelolaan likuiditas, seperti notional pooling, dan cash card.

Selain itu, untuk transaksi valas Bank Mandiri juga aktif memberikan solusi-solusi yang dapat membantu terpenuhinya kebutuhan valas Pertamina antara lain melalui transaksi forex harian, transaksi derivatif, dan tripartite treasury.

Bank Mandiri dan Pertamina juga melakukan pengembangan sistem bersama sebagai fundamental jalannya transaksi harian dalam bentuk corporate payable, SOPP, autocollection.

“Kerjasama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk dapat semakin berperan dalam rangka meningkatkan sinergi BUMN dengan Pertamina dan anak perusahaan (Pertamina Group),” tukasnya.



Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/02/08/bank-mandiri-kucurkan-kredit-100-juta-dolar-as-ke-pertamina
Syria war: US bombs government forces after Deir al-Zour attack

Syria war: US bombs government forces after Deir al-Zour attack

Picture: BBC channel
The US has carried out rare air strikes on Syrian pro-government forces after what it called an "unprovoked attack" on allied Kurdish and Arab fighters.
US officials estimated that 100 pro-government fighters were killed in the incident on Wednesday.

They had allegedly tried to take ground east of the River Euphrates captured from the Islamic State group by the US-backed Syrian Democratic Forces.
State media said the US "aggression" left dozens of people dead or wounded.
The Middle Euphrates River Valley serves as an informal demarcation line in eastern Syria, with the government controlling the western side and the SDF the east.

There were several skirmishes in the valley last year, as both sides sought to drive IS militants from their last major stronghold in the country.

"Coalition service members in an advise, assist, and accompany capacity were co-located with SDF partners during the attack 8km east of the agreed-upon Euphrates river de-confliction line," a statement said.

"In defence of coalition and partner forces, the coalition conducted strikes against attacking forces to repel the act of aggression," it added, asserting its "non-negotiable right to act in self-defence".


Unnamed US military officials subsequently told reporters that about 500 pro-government fighters, backed by artillery, tanks, multiple-launch rocket systems and mortars, were involved in the assault.

One SDF fighter was reportedly wounded in the incident. There were no American casualties.

"We suspect Syrian pro-regime forces were attempting to seize terrain SDF had liberated from [IS] in September 2017," one official told Reuters news agency.
The forces were "likely seeking to seize oilfields in Khusham that had been a major source of revenue for [IS] from 2014 to 2017, the official added.

The US-led coalition had observed a slow build-up of pro-government forces in the area over the past week and had alerted Russia, which backs the Syrian government, to the presence of SDF forces in the area, according to the official.

The Syrian Observatory for Human Rights, a UK-based monitoring group, confirmed there had been an attack on SDF positions near the town of Khusham, 10km (6 miles) south-east of Deir al-Zour city, and put the death toll at about 20.

On Thursday morning, Syrian state media reported that the US-led coalition had bombed "popular forces" fighting IS and SDF forces east of the River Euphrates, denouncing what they called a "new aggression" and "an attempt to support terrorism".

An Al-Ikhbariyah TV correspondent said the bombing left "dozens of dead and wounded" and identified the pro-government fighters as "local people".


Sources : BBC Channel



Tuesday, 6 February 2018

KPK Akan Periksa Puan Terkait E-KTP? Saut: Penyidik yang Bakal Memutuskan, Relevan atau Tidak

KPK Akan Periksa Puan Terkait E-KTP? Saut: Penyidik yang Bakal Memutuskan, Relevan atau Tidak



WWW.REPUBLIKNEWS.COM, -Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengembangkan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP ke sejumlah pihak.
Tidak terkecuali pengembangan dilakukan terhadap mantan Ketua fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani.

Hal ini dibenarkan oleh ‎Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat dikonfirmasi awak media soal KPK yang belum ‎melakukan pemeriksaan terhadap Puan Maharani selaku mantan Ketua Fraksi PDI-P saat proyek e-KTP bergulir.

"Pembuktian kalau memang harus dikembangkan ke sejumlah nama lain, penyidik nanti yang akan melihat, itu relevan atau tidak," terang Saut, Selasa (6/2/2018).

Menurut Saut dalam mengembangkan kasus e-KTP ini ke sejumlah pihak termasuk Puan, penyidik KPK harus mempunyai kecukupan‎ alat bukti karena KPK wajib membuktikan keterlibatan pihak lain berdasarkan hukum.

Sebelumnya, kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya menyatakan pihaknya menunggu Jaksa penuntut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Puan Maharani di sidang perkara korupsi e-KTP yang kini bergulir di Pengadilan Tipikor.

"Kami tidak tahu (kapannya), kami ikuti saja proses hukum, kan pembuktian ini, saksi-saksinya domain KPK, kita tunggu saja," ujar Firman di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/2/2018) kemarin.

Firman juga mengaku belum tahu siapa saja saksi-saksi yang akan dihadirkan Jaksa KPK untuk kliennya. Dia menyerahkan pemeriksaan Puan Maharani sebagai saksi di persidangan e-KTP pada KPK.

"Kita belum tahu, saya belum tahu siapa saksi hari ini, besok siapa saksi yang diajukan, kita tim penasihat hukum belum tahu," singkatnya.

Terakhir Firman juga ‎menunggu ketegasan KPK untuk menghadirkan fraksi PDI-P di persidangan perkara korupsi e-KTP.

Diketahui sejauh ini KPK sudah memeriksa sejumlah mantan Ketua fraksi asal Golkar, Setya Novanto (Setnov), dan mantan Ketua fraksi asal Demokrat, Anas Urbaningrum serta Jafar Hafsah.

Namun, KPK hingga saat ini belum memintai keterangan dari mantan Ketua fraksi PDI-Perjuangan.

‎"Kita tunggu saja ya, kita tunggu saja. Kita tunggu saja proses peradilan ini. Toh otoritas KPK akan menghadirkan saksi dan ke arah mana pembuktiannya," terangnya.

‎Padahal, dalam surat dakwaan dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, ‎tiga partai besar yakni Golkar, Demokrat, dan PDI-P disebut-sebut turut kecipratan uang panas proyek e-KTP dengan jumlah yang berbeda-beda.

sumber

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/02/06/kpk-akan-periksa-puan-terkait-e-ktp-saut-penyidik-yang-bakal-memutuskan-relevan-atau-tidak

Friday, 2 February 2018

7 Meme Super Blue Blood Moon yang Menggelitik Dunia

7 Meme Super Blue Blood Moon yang Menggelitik Dunia

Fenomena langka Super Blue Blood Moon yang terjadi beberapa waktu lalu memang jadi pembicaraan orang. Tak hanya ramai di lingkup kantor, sekolah dan lain-lain, fenomena ini juga jadi pembicaraan di media sosial.
Sebagai salah satu negara dengan pengguna media sosial paling aktif di dunia, Indonesia juga demam akan fenomena Super Blue Blood Moon.

Tak heran, jika ada fenomena hingga kejadian aneh di Tanah Air akan selalu muncul meme atau bahan guyonan di media sosial. Jika Anda hanya berfikir meme-meme itu muncul dan ramai di media sosial Indonesia, maka Anda salah besar.

Meme-meme Super Blue Blood Moon yang menggelitik perut juga ramai diperbincangkan oleh masyarakat di luar Indonesia.

Meme yang disangkutpautkan dengan bentuk makanan, tokoh kartun hingga sosok pemimpin dunia jadi salah satu ide kreatif yang ditampilkan.
Seperti dikutip dari berbagai sumber, berikut 7 meme seputar Super Blue Blood Moon yang menggelitik perut:

1. Supermoon Wajah Donald Trump

Sosok Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang dikenal sebagai pemimpin kontroversial.
Kali ini, Trump jadi bahan perbincangan bukan karena kebijakannya yang dikenal bertolak belakang dengan pemimpin dunia dan negara lain, melainkan terkait fenomena Supermoon.
Dalam meme ini, ada wajah Trump di dalam lingkaran fenomena Super Blue Blood Moon. Wajah sang presiden juga jadi oranye akibatnya.

2. Supermoon Jadi Death Star

Lagi-lagi, bentuk bulan ini diplesetkan jadi Death Star atau planet buatan yang sudah familiar di lihat oleh penggemar film di serial Star Wars.
Biasanya Death Star ini dapat menghancurkan planet lain dalam satu tembakan. Planet buatan ini dijadikan markas oleh galactic empire.

3. Supermoon Jadi Kulit Tortilla

Namanya juga netizen, tak heran jika berlaku aneh. Salah satu akun bernama @gokhandogruturkmengungga sebuah foto kulit tortilla di kaca kamarnya pada malam hari.
Maksudnya, agar itu terlihat seperti Super Blue Blood Moon yang lagi ramai di perbincangkan. Jika dilihat-lihat memang seperti bulan karena permukaannya yang mirip dengan Bulan.

4. Supermoon Jadi Superman

Supermoon jadi Superman, ini adalah salah satu meme kartun yang diunggah oleh @KimGrabinaComo.
Ia membagikan foto bulan yang seolah-olah tampak besar, bersinar dan perkasa layaknya tokoh pahlawan Superman.

5. Tak Terlihat di Tanah Eropa

Pada intinya, fenomena Super Blue Blood Moon yang terakhir muncul 152 tahun lalu ini hanya bisa dilihat oleh beberapa negara saja, Indonesia salah satunya.
Namun, jika Anda yang berada di Eropa maka tak dapat melihat fenomena langka ini.
Maka dari itulah muncul meme wajah pria yang tampak sedih di tengah guyuran hujan karena tak dapat melihat Super Blue Blood Moon di Scotland (Skotlandia), Eropa.

6. Supermoon KW 5


ni adalah meme yang dianggap paling konyol. Pemilik akun @kmrlshhrin mengunggah foto rumah tetangganya pada malam hari.
Seakan-akan ada Super Blue Blood Moon, ia menambahkan gambar GIF (gambar bergerak) dengan penampakan Bulan.
Dalam unggahannya ia mengatakan: "Super Blue Blood Moon terlihat di atas rumah tetanggaku".




7. Ekspektasi Vs Realita


Gambar meme yang satu ini kreatif. Sebelum fenomena terjadi, langit digadang-gadang akan dihiasi oleh Super Blue Blood Moon yang merah besar dan bersinar.
Foto ekspektasi itu memang bagus karena diambil dengan kamera yang bagus. Namun, banyak netizen yang tak punya teknologi canggih seperti itu.
Jika difoto dengan kamera biasa maka akan terlihat kecil dan biasa-biasa saja.