Osaka Akhirnya Bersedia Bertanding di Western & Southern Open 2020 -->

Osaka Akhirnya Bersedia Bertanding di Western & Southern Open 2020

Sabtu, 29 Agustus 2020, Agustus 29, 2020

JAKARTA- Republiknews.com, 
PETENIS asal Jepang Naomi Osaka akhirnya membatalkan keputusannya untuk mundur dari semifinal WTA Western & Southern Open kemarin, dan mengatakan ia sekarang akan memainkan pertandingan yang telah diatur ulang untuk hari ini.

Juara Grand Slam dua kali itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu bahwa ia telah menarik diri dari pertandingan empat besar melawan petenis Belgia Elise Mertens sebagai protes atas penembakan polisi terhadap pria kulit hitam Jacob Blake di Wisconsin.

Namun, setelah ketua WTA dan ATP mengumumkan penangguhan permainan di turnamen tersebut menyusul kemarahan atas penembakan Blake, Osaka mengatakan ia sekarang mengaku telah berubah pikiran.

“Seperti yang Anda ketahui, saya menarik diri dari turnamen kemarin untuk mendukung ketidakadilan rasial dan kekerasan polisi yang terus berlanjut,” kata Osaka dalam pernyataan yang pertama kali dilaporkan oleh The Guardian Inggris dan The New York Times.

“Saya siap untuk kembali bertanding dengan lawan saya,”ungkapnya.
“Keputusan itu saya ambil setelah berkonsultasi panjang dengan WTA dan USTA, saya telah menyetujui permintaan mereka untuk bermain hari ini.Mereka menawarkan untuk menunda semua pertandingan hingga hari ini dan dalam pikiran saya itu membawa perhatian lebih pada pergerakan.Saya ingin berterima kasih kepada WTA dan turnamen atas dukungan mereka,”tandasnya.

Dalam pernyataannya pada Rabu, Osaka mengatakan dia tidak siap bermain tenis setelah penembakan Blake.

“Sebelum saya menjadi atlet, saya adalah perempuan kulit hitam. Dan sebagai wanita kulit hitam, saya merasa ada banyak hal yang lebih penting di tangan yang membutuhkan perhatian segera, daripada menonton saya bermain tenis, ”kata Osaka.

“Saya tidak mengharapkan sesuatu yang drastis terjadi dengan saya tidak bermain, tetapi jika saya dapat memulai percakapan tentang olahraga mayoritas kulit putih, saya menganggap itu sebagai langkah ke arah yang benar.”

Langkahnya diambil setelah Milwaukee Bucks memboikot pertandingan playoff NBA mereka karena penembakan tersebut, memaksa liga untuk menghentikan jadwal pertandingan postseason Rabu. (TOR-05/ Tamrin Lahiya)

TerPopuler