Relokasi 200 Rumah di Pasar Tua Direncanakan Berjalan Tahun 2021 -->

Relokasi 200 Rumah di Pasar Tua Direncanakan Berjalan Tahun 2021

Minggu, 27 September 2020, September 27, 2020

Bitung - Republiknews.com, Rencana Relokasi sejumlah bangunan yang terdiri dari rumah tinggal dan kios serta waserda di kompleks Pasar Tua kota Bitung,  dibenarkan oleh Lurah Bitung Tengah, Chresto Dame.

Chresto mengatakan rencana relokasi saat ini sudah dalam tahap pengumpulan data dan dari data yang ada tinggal di SK-kan oleh Walikota Bitung.

" sudah terdata untuk 200 rumah, dan untuk pelaksanaannya diperkirakan pada pertengahan tahun 2021" Jelas Chresto,  saat dijumpai di ruang kerjanya, kamis(24/09/20).

Meski demikian, dirinya belum bisa memastikan waktu yang tepat soal relokasi tersebut, mengingat saat ini sedang dalam masa penanganan pandemi covid19.

Lanjut dikatakan, jika berjalan lancar, setidaknya ada tiga Rukun Tetangga(RT) yang akan direlokasi dari wilayahnya yang masuk di zona relokasi yaitu rt.10,11 dan 12.

Mengenai lokasi yang akan ditempati, sesuai dengan informasi yang ada, Kelurahan Pinokalan akan menjadi tujuan pindah.

" jadi, nantinya setiap KK akan menerima kunci serta sertifikat  bangunan rumah ukuran type 36." kata Chresto.

Sebelumnya, tersiar kabar bahwa relokasi tersebut hanya bersifat sementara, yang mana Pemerintah Kota Bitung melalui program Kotaku akan membangun wilayah tersebut terlebih dahulu untuk kemudian ditempati kembali oleh sejumlah warga Pasar Tua yang umumnya pekerja di Pelabuhan Bitung.

Namun, kabar itu kembali diluruskan oleh Chresto, yang mana
soal relokasi tersebut bersifat permanent.

" warga yang terdata dan sudah menempati lokasi baru di Pinokalan secara sah sudah menjadi hak milik mereka yang ditandai dengan sertifikat, dan lahan sebelumnya akan dimanfaatkan oleh pemerintah setempat, entah untuk pelebaran jalur hijau atau lain sebagainya." ujar Chresto.

Saat ditanya soal ukuran bangunan yang berbeda antara satu dan yang lainnya di lokasi lama, Chresto berpendapat bahwa tidak ada perbedaan bagi penerima, dimana satu unit untuk satu KK.

Sedangkan untuk fasilitas, oleh pemda setempat akan disediakan kendaraan umum jenis Bis sebagai sarana transportasi.

Bis tersebut akan melalui jalur Tol dari Pinokalan, dimana diperkirakan hanya sekitar lima menit  untuk tiba di areal Pelabuhan Bitung.

Sebelumnya, Walikota Bitung, Max J Lomban beberapa waktu lalu menuturkan, Program Kotaku dari Kementerian PUPR bertujuan mempercepat penanganan pemukiman kumuh di Indonesia.

" Program ini berhasil karena sejalan dengan visi misi dari Pemerintah Kota Bitung, yakni meningkatkan infrastruktur, lingkungan yang bersih, dan sehat sejalan," katanya, pada bulan Juli lalu.

Walikota berharap agar program itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga menjadi momentum mulainya kesadaran untuk menata lingkungan permukiman yang lebih baik pada masa mendatang.
(Suryo/TL)
edt : tzr


TerPopuler