Terkait Pernyataan Presiden Prancis, Aksi Harus Dilakukan Tertib dan Tidak Merusak -->

Terkait Pernyataan Presiden Prancis, Aksi Harus Dilakukan Tertib dan Tidak Merusak

Rabu, 04 November 2020, November 04, 2020


 Republiknews.com, Jakarta - Pemerintah mengingatkan agar aksi pernyataan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dilakukan dengan tertib dan tidak merusak. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Polhukam (Menko Polhukam) Mahfud MD usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh agama di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (31/10/2020).


“Pemerintah menyerukan bahwa upaya setiap pernyataan atau pendapat yang terkait dengan apa yang dinyatakan oleh Presiden Prancis itu, dilakukan dengan tersier, tidak merusak, dan bisa melalui media-media yang tersedia,” ujar Mahfud.


Ditegaskan oleh Mahfud, tidak ada yang boleh dirusak atau dijalankan secara anarkis, karena Indonesia tidak ada yang datang atau siapa pun yang harus ikut bertanggung jawab dengan pernyataan Presiden Prancis tersebut.


“Dipersilakan kalau mau mengadukan aspirasi, pernyataan, pernyataan kritik, tapi sampaikanlah itu dengan tertib dan tidak melanggar hukum. Sekali lagi, tidak ada di sini apakah itu? Apakah itu? Apakah orang, yang harus bertanggung jawab atau mendukung pernyataan Presiden Macron, ”ujar Menko Polhukam. Jcn. (TL)

TerPopuler