Perkantoran Pemkab Minut Jadi Sorotan JG-KWL -->

Perkantoran Pemkab Minut Jadi Sorotan JG-KWL

Minggu, 21 Februari 2021, Februari 21, 2021

 


Republiknews.com – Minut, Bupati Minut terpilih Joune J E Ganda SE bersama Kevin William Lotulong, SH, MH, hadir dikantor Bupati Minut terkait memenuhi undangan sebagai Tamu kehormatan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang langsung disambut oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Minut Ir. Jemmy F Kuhu bertatap muka dengan segenap ASN. Sabtu (20/2/2021) pada pukul 09.00 Wita.


Didampingi (Plh) Bupati Jimmy F Kuhu JG-KWL diajak berkeliling seraya memperkenalkan area perkantoran, diawali dengan ruang kantor Bupati, Giliran masuk ke ruang Wakil Bupati, baik JG maupun KWL, keduanya tercengang sambil berdecak tidak percaya. 


"Ruangan ini begitu besar, tapi pengap dan tak ada fasilitas apapun. Bagaimana kerja bisa maksimal jika ruang kantornya saja tidak ada, atau berjauhan antara bupati, wakil bupati dan Sekda," tukas Joune.


Penasaran dengan keadaan lingkungan pemerintahan yang sudah belasan tahun dihuni para pimpinan dan perangkat Kabupaten namun tampak tak terurus ditambah adànya pandemi covid -19, area perkantoran ini kian mengenaskan saja.


"Perlu anggaran besar untuk menata aset pemerintah dari hasil pajak negara ini agar semua yang terlibat dalam aktivitas disini menjadi kerasan dan sehat tentunya," tukas Joune Ganda usai sekira 3 jam masuk-keluar ruang perkantoran kemudian menyatu dengan seluruh hadirin di Atrium Pemda Minut.


Seperti dilansir dari komentar.co, Kepada JG-KWL Kuhu memperkenalkan ke-40 kepala SKPD satu persatu. Termasuk 3 pejabat yang di non-jawab oleh mantan Bupati Minut, yakni Dra Femmy Pangkergo SPd, Hanny Tambani, S Sos, dan dr Lilly Lengkong, yang seharusnya sudah dikembalikan pada masing-masing jabatan.


"Beginilah akibatnya sebuah roda pemerintahan yang birokrasinya tidak jalan, semua fasilitas tak terkontrol karena anggaran juga tidak tertata maksimal," ujar Delon.


Sementara Bupati Joune J E Ganda SE menyampaikan pola kepemimpinannya yang berlatar belakang manajemen, akan mempertahankan para ASN yang mampu bekerja impresif, inovatif dan dapat membawa nilai plus bagi instansinya.


"Torang harus kuat dan sehat saat mengabdi pada negara sebagai pelayan rakyat. Bagimana torang mampu bekerja impresif dan inovatif kalau lingkungan sekitar membuat kita tidak nyaman. Salah satunya keadaan kantor. Kalau kantor kita tertata rapih, bersih dan nyaman, otomatis kita juga bakal nyaman dalam kinerja. Nah, untuk ASN dan jajaran Pemkab Minut,  bekerjalah maksimal, mari torang bangun ini kampung halaman dari yang sudah baik, menjadi lebih baik. Mudah-mudahan kedepan nanti torang boleh selaras bersama-sama membangun Minut," jelasnya.


Sementara Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam penyampaiannya, memilih kalimat singkat, padat namun penuh makna, sesuai latar belakang pendidikannya sebagai seorang magister hukum.


"Saya dan Pak Bupati di perusahaan kami terbiasa dengan suasana kantor yang nyaman, sejuk dan terawat baik. Jadi maaf kalau kami menilai suasana di perkantoran ini sangat membuat kami tidak nyaman padahal sumber inspirasi kita hanya ada di dua tempat yaitu dirumah dan ditempat kita bekerja," katanya.


"Usia saya untuk menjadi wakil bupati masih panjang. Saya masih bisa bacalon dua kali wakil bupati, bahkan kalu Tuhan mengijinkan, bacalon bupati juga dua kali. Makanya saya ajak, marilah bekerja sungguh-sungguh for mo bangun ini Minut," lanjut Lotulung.


Dirinya menambahkan prioritas perbaikan kantor harus dilakukan.


"Apa yang disampaikan senior saya Pak Bupati, itu semua benar, dan kita harus prioritaskan perbaikan kantor agar ketika kantor kita baik dan bagus, semua pekerjaan pasti di maksimal karena kita nyaman dalam pelayanan. Akhir kata ijinkan kami memimpin anda, untuk membawa pembaharuan bagi Minut tercinta, salam kenal, Syalom," tandas wakil bupati termuda di Provinsi Sulut ini. (*/T.L)

TerPopuler